Satu Komando, Gerakan #2019GantiPresiden Sulit Dikalahkan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA- Gerakan #2019GantiPresiden memiliki pengaruh yang besar terhadap pandangan politik masyarakat.

Loading...

Bahkan, gerakan ini sulit dikalahkan oleh gerakan #Jokowi2Periode, #DiaTetapKerja, atau #2019Tetap Jokowi. Sebab, gerakan tersebut seperti memiliki instrumen pemersatu atau satu komando.

Hal itu diungkapkan oleh pengamat komunikasi politik dari Universitas Bunda Mulia, Jakarta, Silvanus Alvin.

“Tagar #2019GantiPresiden sulit dikalahkan. Berdasarkan penelusuran saya, tagar tersebut mengumpulkan 475 unique user tiap jamnya, menjangkau 350 ribu orang per jam, dan 2.125 orang melakukan retweets,” ungkap lulusan University of Leicester ini, Selasa (8/5/2018), dikutip dari rilis.id.

Sementara gerakan hastag yang dilakukan oleh pendukung Jokowi, jelas Silvanus, tidak memiliki instrumen yang dapat mempersatukan.

“Para pendukung calon incumbent terpecah suaranya di tagar #Jokowi2Periode atau #DiaTetapKerja,” jelasnya.

Penulis: Asmojoyo
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook