Kembali Ke Ummat, KAHMI Luncurkan Sejumlah Program Kemanusiaan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA- Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang dipimpin Presidium Majelis Nasional KAHMI Kamrussamad dan Sekretaris Jenderal (Sekjend) KAHMI Asrul Kidam, melantik pengurus harian dan departemen, Minggu (20/5/2018) di Hotel Double Tree, Cikini, Jakarta Pusat.

Loading...

Selain pelantikan, KAHMI juga menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan anak yatim piatu.

“Menetapkan mengesahkan pengurus harian pengurus nasional KAHMI. Dengan susuan pengurus sebagaimana terlampir,” ucap Asrul Kidam, membacakan SK (Surat Ketetapan).

Kamrussamad dalam kata sambutannya mengatakan, di bawah kepemimpinannya KAHMI akan mengedepankan orientasi kemanusiaan.

“Selama ini berorientasi elitis dan aristokrat, menjadi public service untuk kemanusiaan karena sekarang kita mengalami banyak ketimpangan kehidupan di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Oleh karena itu, KAHMI membentuk KAHMI Institute sebagai upaya pemerataan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau.

“Memerlukan akselerasi dari kekuatan civil society salah satunya KAHMI untuk ikut serta karena itu kita membentuk namanya KAHMI Institute,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, KAHMI juga meluncurkan sejumlah program KAHMI Peduli Kemanusiaan, antara lain KAHMI Preneur (pelayanan ekonomi), KAHMI Care (pelayanan kesehatan), KAHMI Lazis (pelayanan zakat, infaq, dan sedekah), KAHMI Institute (pelayanan pendidikan), dan KAHMI LBH (pelayanan/bantuan hukum).

“Harapan kita semoga KAHMI kehadirannya bisa bermanfaat bagi ummat, maka kita membuat Program KAHMI Peduli Kemanusiaan. KAHMI Preneur yang memotifasi Anggota KAHMI untuk berpikir yang berorientasi kepada Ekonomi. Lazis KAHMI yang akan meningkatkan kepedulian Alumni HMI kepada masyarakat yang tingkat ekonominya masih pada tataran sangat prihatin, maka kita harapkan Alumni bisa menyalurkan zakat, infaq, sadaqoh dan waqafnya kepada Lazis KAHMI. Dengan kepedulian ini kita bisa meminimalisir ummat dari kekufuran, karena kemiskinan itu dekat ke sana,” jelas Asrul Kidam.

“Sementara KAHMI Institut, ada fenomena saat ini anak-anak kita yang lulus SD tidak bisa lanjut ke SLTP, karena kesulitan ekonomi apa lagi ke jenjang Perguruan Tinggi. Dengan program ini kita bergerak membantu mengurangi masalah ini. Juga dari sisi kesehatan, kemarin kita turun ke satu perkampungan yang sangat memprihatinkan, nah kita coba membantu walau belum bisa menjangkau semuanya, tetapi mereka sangat gembira dengan kehadiran kita,” demikian Asrul Kidam.

Penulis: Asmojoyo
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook