Densus 88 Tak Temukan Bukti, Satu Terduga Teroris Dipulangkan Ke Tanjungbalai

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA- Seorang warga Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai bernama Budi Sinaga (34) akhirnya dilepas oleh Densus 88 Anti Teror. Sebelumnya Budi ditangkap dan ditahan oleh Densus 88 di Tanjungbalai pada Senin (15/5/2018) lalu karena diduga sebagai bagian dari jaringan teroris.

Loading...

Budi dipulangkan setelah menjalani penahanan dan pemeriksaan selama 7 hari di Mako Brimob Polda Sumut. Sementara dua saudara Budi, yaitu Syaiful Sinaga dan Beni Sinaga belum dipulangkan. Julian, tetangga mereka, juga masih berada di Mako Brimob.

Syaiful dan Beni diketahui mengalami luka setelah ditembak petugas pada saat penangkapan. Keduanya masih dirawat di RS Bhayangkara Medan, namun Syaiful dikabarkan sedang dalam kondisi kritis.
Sesampainya di rumah, Budi pun disambut hangat oleh keluarga dan para tetangganya.

Kepada awak media, Budi membuat pengakuan yang cukup menghebohkan. Budi mengungkapkaan bahwa dirinya mendapat tindak kekerasan selama penangkapan dan penahanan.

“Polisi mengaku mereka dari kepolisian menangkap saya karena saya diduga melakukan tindak kriminal, yakni membuat bom untuk aksi terorisme,” katanya.

Budi dipulangkan karena Densus 88 tidak dapat membuktikan dugaan bahwa Budi merupakan bagian dari jaringan teroris.

“Alasan mereka, setelah ditahan 7×24 saya tidak terbukti melakukan tindak kriminal yakni membuat bom, sehingga saya dilepaskan,” ungkapnya.

Ke depannya, Budi berharap aparat kepolisian maupun densus 88 merehabilitasi namanya.

“Saya ingin nama saya dibersihkan,” tandasnya.

Penulis: Asmojoyo
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook