Aksi Biadab Seorang Ibu Di Asahan Tewaskan Anak Kandungnya

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA- Pelaku penganiaya balita AP (3) yang ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya di Dusun IV, Desa Asahan Mati, Kecamatan Tanjung Balai pada Jumat (18/5) lalu, dibekuk pihak Kepolisian Resor Asahan.

Loading...

Penganiaya yang mengakibatkan tewasnya balita malang itu tak lain adalah ibu kandungnya sendiri Dadna Alias Ratna Br Manurung.

Ratna tega menganiaya anak kandungnya sendiri dengan menggunakan gayung plastik.

“Korban juga dianiaya dengan cara dipukul menggunakan tangan,” kata Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandagi Rabu, (23/5/2018).

Menurut informasi yang dihimpun, balita korban ibu bejat itu pertama kali ditemukan di dapur oleh Suriati. Kemudian jasad korban dibawa keruang tengah lalu dievakuasi. Di sekujur tubuh korban ditemukan beberapa luka.

Akibat perbuatannya itu, Dadna alias Ratna Br Manurung dijerat dengan pasal 80 ayat 3 dan 4 juncto pasal 76 c UU Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 dengan ancaman pidana 15 tahun penjara ditambah sepertiganya karena pelakunya orang tua kandung.

“Saat ini pelaku masih kita sidik di Satuan Reskrim PPA,” ungkapnya.

Selain kasus penganiayaan terhadap AP, Polres Asahan juga berhasil mengungkap kasus kekerasan terhadap anak di Dusun IX, Desa Simpang Empat, Kabupaten Asahan terhadap korban MN berumur 4 tahun.

“Pelaku adalah Sutresman yang merupakan ayah kandung korban,” jelas Kapolres.

Dalam kasus itu, lanjutnya, tersangka menampar MN lantaran geram anaknya tidak mau pulang kerumah. Akibatnya, MN mengalami pecah di bibir.

“Tersangka sudah diamankan dan sudah dimintai keteranagan. Dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Undang-undang perlindungan anak. Saat ini pelaku ditahan di sel tahanan polres asahan,” tutup Yemi.

Penulis: Muklis
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook