Dituntut Mati, Dua Kurir 134 Kg Sabtu Tertunduk

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Publika- Dua terdakwa pengedar sabu jaringan  internasional yakni Abdul Kawi alias Ade, dan Syarifuddin alias Din dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mathias Iskandar dengan hukuman mati setelah dinilai bersalah membawa 134,3 Kg sabu dari Aceh ke Medan.

Loading...

JPU Mathias Iskandar dalam nota tuntutannya menyebutkan terdakwa Abdul Kawi dibantu terdakwa Andi Syahputra (berkas terpisah) membawa sabu seberat ratusan kilogram itu ke Medan untuk diserahkan kepada terdakwa Syarifuddin.

“Ketiga terdakwa beserta Pon (buron) melakukan percobaan atau pemufakatan jahat yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika golongan I bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram,” kata Matthias Iskandar dihadapan Majelis hakim diketuI Morgan Butarbutar.

JPU menyatakan, sebelum barang haram tersebut  disita Tim NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri pada Agustus 2017 terlebih dahulu mendapat informasi tentang rencana peredaran ratusan kilogram sabu tersebut. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan

“Pada 31 Agustus 2017 sekitar pukul 03.00 WIB, polisi melakukan penangkapan terhadap Syarifudin di dalam kamar nomor 8, Hotel The Green Alam Indah, Jalan Jamin Ginting Beringin, Medan Selayang.

Petugas lalu menginterogasi Syarifuddin dan kemudian melakukan pengembangan ke showroom mobil UD Keluarga milik Abdul Kawi di Jalan Platina VII B No 17 Titipapan, Medan.

Tiba di lokasi, polisi melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 134,3 kilogram dari dalam mobil Nissan X-Trail BK 1988 JF, Honda HRV BK 1245 BD dan Honda CRV BK 1717 EB.

Mendengar tuntutan tersebut, kedua terdakwa terlihat tertunduk lesu. Untuk pembacaan nota pembelaan kedua terdakwa,sidang yang menarik perhatian pengunjung itu dilanjutkan Kamis (31/5) mendatang.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook