Perekrutan Suharto, Tanda Djanur Bakal Didepak?

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Publika- Kehadiran Suharto AD pada sesi latihan PSMS Medan di lapangan Stadion Kebun Bunga Medan, Kamis (24/5) sore memunculkan rumor bahwa sang arsitek PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman akan segera lengser, mengingat performa buruk tim Ayam Kinantan yang selalu kalah di lima laga tandang.

Loading...

Belum lagi, Djanur-sapaan Djadjang Nurdjaman-saat dimintai komentarnya terkait perekrutan Suharto, terkesan agak “bimbang” menjawab. Cukup lama menjawab saat ditanya perihal kehadiran pria yang juga personel TNI AD tersebut, Djanur juga seolah membatasi awak media dalam bertanya khususnya perihal Suharto.

“Tidak usah nanya asal-usulnya seperti apa. Sebagai asisten (Suharto). Sebelumnya jadi pelatih kepala sekarang jadi asisten, tidak usah diperpanjang lebar lah, asisten ada dua,” ungkapnya.

Saat ditanya apakah manajemen sudah konsultasi soal kehadiran Suharto, Djanur sempat bergumam dan agak lama menjawab. “Ada. Itu yang terjadi, nggak usah diperpanjang lebar lah,” ucapnya.

Saat ditanya apakah dia butuh sosok Suharto, Djanur kembali tertawa. “Aduh. Jabarkan sajalah, yang pasti saya welcome, saya terima, mudah-mudahan bisa membantu, bahasa saja itu aja lah,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja memastikan, perekrutan Suharto tidak ada kaitannya dengan kemungkinan akan mendepak Djanur. “Nggak ada ke situ (rencana mendepak Djanur) pemikiran kita. Kalaupun misalnya prestasi tidak menggembirakan ataupun manajemen mau mengganti Djanur harus pelatih yang berkelas. Sampai saat ini belum ada pemikiran,” ujarnya dikonfirmasi publika, Kamis (24/5) malam.

Namun, kalaupun harus mengganti pelatih, menurut Raja, harus yang punya kapasitas dan pengalaman di Liga 1. “Bisa saja asing ataupun yang sudah punya nama yang tidak diragukan lagi. Kalau Suharto belum bisa, masih proses (lisensi) dan belum bisa,” katanya.

Menurut Raja, yang saat ini harus dilakukan PSMS adalah pembenahan materi pemain. “Justru perlu dibenahi materi pemain. Mau pelatih gimana pun dengan materi kayak gitu mau bikin apa. Jadi materinya yang harus lebih dievaluasi,” pungkas pria yang biasa disapa King itu.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook