Akademisi: Banyak Yang Rugi Jika Golkar Lemah, Termasuk Jokowi

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA- Partai Golkar akan kembali memenangkan Pemilu 2019 di Sumut dengan mudah jika kerja-kerja yang dilakukan terfokus pada konsolidasi.

Loading...

Hal itu dikatakan akademisi sekaligus pengamat politik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU), Faisal Riza saat menjadi narasumber dalam Orientasi Fungsionaris Tingkat Partai Golkar tingkat Sumatera Utara, Sabtu (26/5/2018), di Le Polonia Hotel, Medan.

Faisal Riza menjelaskan, Pilkada Serentak 2018 dapat dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat konsolidasi itu.

“Secara nasional khususnya Sumut, untuk mencapai tujuan itu harus mengedepankan bahwa konsolidasi itu penting dan hindari konflik internal. Kader harus sadar bahwa Golkar Sumut pemenang Pemilu 2014 di Sumut,” kata Faisal Riza.

Selain itu, sambung Faisal Riza, Golkar Sumut harus menempatkan kader potensial dan populer untuk calon legislatif di daerah.

“Prospek lainnya adalah bahwa Golkar adalah satu-satunya partai yang tidak bergantung pada figur ketua umumnya. Golkar sudah punya pemilih loyalis sebesar 30 persen lebih secara nasional. Makanya kalau Golkar lemah, masyarakat ada yang merasa rugi. Bahkan Presiden Jokowi pun rugi kalau Golkar lemah,” ujar Faisal Riza.

Selain Faisal Riza, narasumber orientasi juga diisi dan Wakil Ketua Kordinator Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar Indra Bambang Utoyo dan Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Mereka berdua memaparkan arti ber-Golkar dan kekaryaan serta target-target pemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2019.

Kemudian di sesi selanjutnya, diisi materi komunikasi politik yang dibawakan oleh narasumber Ketua STIKP Medan Dr Sakhyan Asmara.

Kemudian ada pemateri Wakil Ketua Kordinator Bidang Kepartaian Golkar Sumut oleh Rolel Harahap.

Rolel memaparkan kerja-kerja kepartaian dan target peraihan kursi pada Pemilu 2019.

“Untuk DPRD Provinsi kita menargetkan meraih 21 kursi dari periode sebelumnya 17 kursi. Sementara untuk DPR RI asal Sumut, Partai Golkar mematok target realistis 6 kursi,” tukas Rolel.

Sementara sesi terakhir, diisi oleh Komisioner Bawaslu dan KPU Provinsi Sumatera Utara.

Penulis: Asmojoyo

Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook