Dominasi Laga, PSMS Cukur Arema Dua Gol Tanpa Balas

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Publika-  Skuad PSMS Medan memperpanjang rekor kemenangan kandang setelah menggilas tamunya Arema FC dua gol tanpa balas di Stadion Teladan Medan, Sabtu (26/5) malam.

Loading...

Dua gol kemenangan tim berjuluk Ayam Kinantan dilesakkan striker Wilfreid Yessoh menit 42 dan injury time babak pertama.

Tampil menyerang sejak peluit babak pertama dibunyikan wasit Yudi Nurcahya, PSMS langsung mendominasi permainan. Sementara Arema FC yang memanfaatkan serangan balik mencoba membongkar pertahanan PSMS yang tampil cukup solid lewat kuartet pemain bertahan.

Namun hingga menit 14, belum ada tercipta peluang matang untuk kedua tim. Menit 15, Yessoh berhasil membuat PSMS unggul, namun tendangannya lemah sehingga bisa dihalau kiper Arema Joko Ribowo. Enam menit berselang, Yessoh kembali gagal meneruskan umpan Djadjang Sukmara menjadi gol.

Pola permainan cepat PSMS akhirnya malah membuat  salah satu gelandangnya, Dilshod Sharofetdinov harus ditarik keluar menit 31. Dilshod yang sebelumnya tampil prima harus mengalami cedera di sekitar paha.

Untungnya, penggantinya Sadney Urikhob, tampil cukup baik dan memberikan umpan untuk terciptanya gol perdana PSMS. Bermula dari umpan Sadney ke Frets Butuan, Frets selanjutnya melesakkan bola ke gawang kendati ditepis kiper. Bola liar berhasil dimanfaatkan Yessoh lewat heading dan gagal dihalau barisan bertahan tim berjuluk Singo Edan. PSMS unggul satu gol.

Menit Injury time, Yessoh kembali berhasil melesakkan bola ke gawang Joko Ribowo, hasil bola rebound tendangan Legimin Raharjo yang membentur tiang gawang. Kedudukan 2-0 untuk keunggulan PSMS bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, pola menyerang total kembali diperagakan Skuad besutan pelatih Djadjang Nurdjaman. Serangan yang dibangun ke sisi kanan pertahanan Arema kerap mengancam gawang tim tamu. Frets Butuan kerap melakukan manuver berbahaya hasil umpan rekannya, salah satunya Legimin Raharjo sang kapten.

Menit ke 54 tandukan wing kiri muda PSMS Medan tersebut hampir menambah keunggulan timnya, sayangnya cuma menghasilkan tendangan gawang bagi Arema FC.

Tim tamu yang tertinggal dua gol mencoba bangkit. Serangan yang dibangun Balsa Bogovic dkk sesekali mampu menembus tembok kokoh Ayam Kinantan. Tapi karena disiplinnya lini bawah PSMS serangan yang dibangun selalu gagal berbuah gol.

Menit 67, Arena memasukkan dua pemain sekaligus. Nur Hardianto dan Ridwan Tawainela masing-masing menggantikan Indra dan Dedik guna menambah daya serang Arema.

Menit 72 wasit menghadiahkan Sjahbandi kartu kuning karena kuning usai mengganjal  Sadney Urikhov. Namun tendangan bebas Yessoh gagal menemui sasaran. Semenit kemudian Sadney sempat melepaskan tendangan melengkung yang berbuah gol. Namun posisi dirinya terlebih dahulu offside.

Para pemain Arema FC sendiri berhasil menciptakan peluang emas menit 75 melalui Rivaldi. Namun tendangannya masih melebar ke kiri gawang PSMS. Menit 90, Sadney yang sudah berhadapan langsung dengan penjaga gawang Arema FC gagal menambah gol bagi PSMS.

Memasuki menit akhir, sejumlah peluang lainnya melalui Frets gagal berbuah gol. Skor 2-0 untuk keunggulam Ayam Kinantan menutup laga. Poin penuh ini membuat PSMS mampu menembus posisi enam klasemen sementara Liga 1.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook