Selalu Unggul Atas Djoss, Eramas Mewakili Referensi Politik Utama Masyarakat

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Polling terbuka Pilgub Sumut yang digelar Publika.co.id di halaman Facebook Publika.co.id selama satu bulan menyatakan bahwa pasangan nomor urut 1 Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) memperoleh suara sebanyak 83% dan pasangan nomor urut 2 Djarot Saiful-Sihar Sitorus 17% suara.

Loading...

Seluruh hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei nasional dan lokal menyatakan Eramas unggul atas Djoss. Diantaranya adalah LSI (Eramas 43,3 % dan Djoss 33,3 %), Survei Politika Research Centre (PRC) (Eramas 48,7 %, Djoss 38,3 %).

Kemudian Survei Stratak Indonesia (Eramas 36,91% dan Djoss 24,71 %), Survei Center for Election and Political Party (CEPP) FISIP USU (Eramas 47,85% dan Djoss 30,15 %), Survei Media Survei Nasional (Median) (Eramas 33,1 % dan Djoss 19,2 %),

Menanggapi hal itu, akademisi sekaligus pengamat politik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU) Faisal Riza, hasil polling dan survei tersebut menunjukkan bahwa Eramas mewakili referensi politik utama masyarakat.

“Eramas itu merepresentasikan figur yang mewakili klaster mayoritas, dalam hal ini agama. Agama di Sumut menjadi referensi politik utama masyarakat,” katanya kepada Publika, Kamis (31/5/2018).

Faisal Riza juga menjelaskan, pilihan masyarakat melalui polling dan survei tersebut sangat dipengaruhi oleh figur Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah masing-masing.

“Figur Edy itu merepresentasikan kecenderungan opini yang datang dari klaster pemilih dewasa. Figur ijeck merepresentasikan klaster pemilih pemula, atau generasi milenial. Selain itu, profiling figur Ijeck yang penyantun itu memberikan pengharapan kepada masyarakat ekonomi menengah ke bawah,” tandasnya.

Penulis: Asmojoyo
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook