Borneo Hajar PSMS 3-1

Djanur Kritisi Kepemimpinan Wasit Tabrani

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Tim Borneo FC menjadi lawan kelima pada partai tandang yang memberikan kekalahan bagi PSMS Medan saat kedua tim bentrok di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (1/6) malam. Tiga gol diciptakan tim tuan rumah, sementara tim Ayam Kinantan hanya membalas satu gol.

Loading...

Tiga gol lawan dipersembahkan masing-masing dua gol oleh gelandang serang tim berjuluk Pesut Etam, Srdan Lopicic (menit 27 dan 53), dan Abrizal Umanailo menit 33. Satu-satunya gol balasan PSMS dilesakkan Frets Butuan, menit 76.

Usai pertandingan, Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman mengkritisi kepemimpinan wasit yang dipimpin Tabrani asal Jawa Timur. Menurut Djanur-sapaannya-wasit terlalu mudah memberikan keputusan yang kerap merugikan bagi PSMS. Mantan pelatih Persib Bandung itu meniru kalimat yang pernah disampaikan Widodo C.  Putro yang memprotes kinerja wasit.

“Widodo pernah menyinggung jika wasit kita tidak pernah memiliki keinginan untuk membangun sepakbola di tanah air,” ucap Djanur dalam sesi temu pers dengan awak media usai laga.

Menurut Djanur, banyak hal yang diputuskan wasit sebagai pelanggaran kendati tidak semuanya bisa dibenarkan.

“Banyak keputusan yang tidak bisa kita terima dan banyak memberi keputusan yang salah,” bebernya.

Kekecewaan yang sama pun disampaikan pemain PSMS M Alwi Slamet yang mendampingi Djanur saat sesi temu pers. Pemain bernomor punggung 88 ini menyebut, timnya beberapa kali dirugikan dengan keputusan wasit yang dinilai kontroversial.

“Kita sudah kerja keras tapi sayang kinerja wasit kurang baik dan sering merugikan kita, ” sebutnya.

Kekalahan tersebut harus membuat PSMS rela posisinya di klasemen dikudeta Borneo FC yang kini berada di posisi tujuh klasemen sementara Liga 1 musim 2018 dengan 16 poin. PSMS harus menghuni peringkat ke 11 dengan 15 poin.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook