Hadapi MEA, HMI Cabang Medan Berkomitmen Ciptakan Pengusaha Muda Unggul

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Dalam rangka merangsang kader dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kuat di bidang wirausaha, HMI Cabang Medan menggelar dialog publik bertema “Pemuda Sebagai Pelopor Kemandirian Ekonomi Bangsa Di Era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA)”, Sabtu (2/6/2018) di Medan.

Loading...

“Kader HMI sangat sedikit yang berkecimpung di dunia wirausaha, bahkan alumni-alumni HMI Cabang Medan juga hanya sedikit yang memilih menjadi pengusaha atau wirausahawan,” kata Ketua Umum HMI Cabang Medan Angga Saputra, mengawali dialog tersebut.

Angga menyebutkan bahwa program tentang wirausaha juga pernah dilaksanakan sebelumnya, yaitu pelatihan wirausaha bisnis online.

“HMI Cabang Medan berharap melalui dialog ini bisa menumbuhkan semangat wirausaha kader dan alumni HMI,” ujarnya.

Dialog tersebut menghadirkan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN SU Andri Soemitra, Ketua Karang Taruna Sumut Solahuddin Nasution, dan Presiden Direktur PT. QIMS Intrasindo Achmad Tirmizi, serta dimoderatori oleh pengurus HMI Cabang Medan Dina Maysarah Harahap.

Dalam pemaparannya, Andri menyampaikan bahwa Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pemuda di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.

“Semakin lama era semakin berubah kerangka berfikir para pemudi harus dinamis tidak lagi berfikir untuk menjadi pegawai/karyawan tapi bagaimana cara nya untuk menjadi seorang enterpenuer dan menciptakan lapangan kerja. Tantangan Indonesia dalam menghadapi MEA adalah bagaimana kita bisa menguasai pasar,” ungkap Andri Soemitra.

Senada, Solahuddin sepakat bahwa pemuda harus memahami tantangan dan peluangnya dalam menghadapi MEA.

“Tantangan yang dimiliki pemuda tidak lain adalah ada pada diri nya sendiri bagaimana pemuda harus mampu memanfaatkan segala peluang, waktu, dan kesempatan untuk menjadi seorang pebisnis,” katanya.

Sementara Achmad Tarmizi dalam kesempatannya menyampaikan harapannya agar HMI Cabang Medan tidak sekedar melempar wacana, tapi juga menjadi garda terdepan dalam menciptakan pengusaha unggul untuk menghadapi MEA.

“Dialog ini juga diharapkan tidak hanya sebagai wacana tapi langsung dipraktikkan di lapangan, berani mencoba dan harus mampu menganalisis diri, biasa disebut analisis SWOT diri,” tandasnya.

Penulis: Asmojoyo
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook