Pemprovsu Kebut Pembangunan Sarana MTQ Nasional 2018

MTQ Nasional ke-27 Di gelar Oktober 2018

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tancap gas dalam pembangunan sarana dan prasarana arena Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2018 ditandai peletakan batu pertama oleh Gubernur Sumut (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi, Rabu (6/6) Jalan Willem Iskandar Medan.

Loading...

Peletakan batu pertama serta penandatanganan prasasti tersebut juga dihadiri unsur pimpinan organisasi pemuda dan insan olahraga. Dalam sambutannya, Gubsu Erry Nuradi mengaku bangga atas terpilihnya Sumut menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional yang terakhir kali pada tahun 1971.

“Artinya, sudah 47 tahun lamanya Sumut menantikan kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggara. Maka, Pemprovsu bersama pemerintah kabupaten/kota mempersiapkan diri sebagai tuan rumah salah satunya membangunan kawasan arena yang dijadikan pelaksanaan MTQ 2018 yang berlangsung selama 10 hari,” ujarnya.

Selain arena MTQ Nasional 2018, tempat tersebut juga nantinya akan menjadi tempat kegiatan Pemprovsu. “Arena MTQ akan kita bangun untuk sarana dan prasaranan semua kegiatan. Usai MTQ, kita jadikan alun-alun dan gedung ini sebagai tempat kegiatan pemerintah Sumut,

Nanti ini juga bisa menjadi lapangan olahraga provinsi yang lebih luas ketimbang lapangan merdeka atau lapangan benteng Medan,” jelas Erry Nuradi.

Erry berharap, siapapun nanti yang bakal memimpin Sumut 5 tahun ke depan, agar kiranya lokasi pembangunan MTQ maupun sport centre yang berada di kawasan Pancing seluas kurang lebih 25 hektar agar terus mendapat perhatikan dan dirawat dengan baik. “Kita harapkan kepada calon gubernur Sumut ke depan lokasi ini bisa dipelihara dan menambah prasarana lain sehingga bisa menjadi ruang terbuka hijau sekaligus arena sport centre bagi masyarakat Sumut,” ucap Gubsu.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti pencantuman nama mantan gubernur yang dijadikan nama gedung olahraga. Diantaranya GOR Futsal Tengku Erry Nuradi, kolam renang selayang Marah Halim, GOR Raja Inal Siregar, gedung PPLP Tengku Erry Nuradi, Gedung Serbaguna Tengku Rizal Nurdin, Gedung Boling Rayati Syafrin, serta Stadion Mini Kaharuddin Nasution.

“Pemberian nama gedung olahraga dengan nama mantan gubernur sebagai penghargaan bagi mereka yang telah berjasa dan mendharma bhaktikan dirinya bagi Sumut dan masyarakat. Seabgai bangsa yang besar, wajar bagi kita untuk memberikan penghargaan dengan mencantumkan nama – nama mantan Gubernur Sumut,” ucap Erry.

Sementara Kadispora Sumut Baharuddin Siagian mengatakan, pemberian nama mantan gubernur di sejumlah gedung olahraga sebagai penghormatan para gubernur Sumut sejak 1948 hingga saat ini.

“Penghormatan yang kita berikan berupa pemberian pencantuman nama mantan gubernur terhadap gedung olahraga. Kami berharap hal ini bisa menambah semangat dan motivasi atlet Sumut bisa meraih prestasi lebih baik ke depan. Apalagi pada PON 2024, Sumut dan Aceh dipercaya menjadi tuan rumah bersama,” ucap pria yang akrab disapa Bahar itu.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook