Ini Komen Yoyok Usai Dipecat PSMS

Djanur Merasa Diintervensi Manajemen PSMS

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– Sempat enggan berkomentar terkait kabar pemecatannya oleh manajemen PSMS Medan, mantan asisten pelatih PSMS Medan, M Yusuf Prasetyo akhirnya memberikan pernyataan, Sabtu (9/6).

Loading...

Lewat akun Instagram miliknya @muhamadyusupprasetiyo dia menilai langkah manajemen PSMS tidak semestinya terjadi lantaran dia malah tahu kabar pemecatannya dari berita di media online, bukan langsung dari manajemen.

“Mendengar info pemecatan lewat berita online adalah hal yang tidak gentlement yang dilakukan oleh team kontestan Liga 1,” demikian isi pernyataannya.

Dia juga membandingkan saat bekerja di klub asal China, manajemen klub memecatnya langsung di hadapan tim pelatih lainnya.

“Club terakhir saya bekerja di China langsung memecat saya di depan staff pelatih lainnya setelah saya melakukan evaluasi hasil kinerja saya selama setengah musim kompetisi. Itu hal yg lebih menyenangkan bagi saya pribadi,” ucapnya.

Namun, pria yang disapa Yoyok itu menyesalkan langkah manajemen yang sebelumnya tidak memberitahukan keputusan tersebut kepada Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman. “Tapi ini suatu hal yang cukup membuat saya tidak mengerti dan bertanya2, apa yang terjadi pada anak muda yg baru lahir kmrin sore di sepakbola, sedangkan pelatih kepala pun tidak tahu mengenai hal ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Djadjang Nurdjaman mengatakan, pemecatan Yoyok dan Pelatih Fisik PSMS, Suwanda dinilai sebagai bentuk intervensi manajemen “Bukannya ini sebagai bentuk intervensi yang ditunjukkan pengurus dalam hal ini Doddy kepada saya,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/6).

Mantan pelatih Persib itu menilai, dia yang paling tepat dievaluasi di tim PSMS lantaran sebagai pelatih kepala. “Kenapa bukan saya yang dievaluasi. Karena apapun hasil yang diraih PSMS itu tanggung jawab saya. Mereka (Suwanda dan Yoyok) hanya membantu tugas saya melatih PSMS,” sebut Djanur lagi.

Dia akan segera mempertanyakan hal tersebut kepada manajemen PSMS.”Kita pertanyakan dulu. Karena kita semua mau PSMS maju dan apapun alasannya saya sebagai pelatih kepala juga harus tahu,” ucap Djanur.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook