Terpilih Sebagai Anggota DK PBB, Posisi Indonesia Sangat Penting

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Indonesia telah terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-bangsa (DK PBB) untuk periode 2019-2020.

Loading...

Indonesia terpilih dengan perolehan suara sebanyak 144 dari 190. Sementara Maladewa yang merupakan pesaing Indonesia dalam pemilihan itu hanya memperoleh 46 suara.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPR RI Meutya Hafid berharap Indonesia dapat menjadi mediator dalam berbagai isu keamanan dunia.

“Posisinya Indonesia sangat penting, Indonesia dapat menjadi mediator dalam banyak isu keamanan dunia, seperti di Timur Tengah, semananjung Korea, antara blok barat dan timur,” katanya di Jakarta, Sabtu (9/6/2018).

Meutya menilai bahwa posisi Indonesia saat ini merupakan negara netral. Oleh karenanya, Indonesia dapat memerankan diri sebagai mediator yang baik.

“Karena Indonesia bukan bagian dari negara-negara yang berkonflik, jadi dapat sepenuhnya menjalankan peran mediasi secara clear. Menjaga keamanan dan ketertiban dunia,” jelasnya.

Selain itu, Meutya juga mengungkapkan bahwa terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB tidak terlepas dari peran pemerintah dan Komisi I DPR RI dalam melakukan lobi politik.

“Baik pemerintah maupun komisi I DPR RI dalam setiap kunjungan dengan mitra di luar negeri, selalu melobi agar dapat didukung dalam keanggotaan DK PBB kali ini,” tandasnya.

Penulis: Asmojoyo
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook