Telong-Telong Warnai Kemeriahan Takbir Idul Fitri di Natal

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID – Malam Idul Fitri 1439 H disambut meriah oleh masyarakat Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Sambil mengarak telong-telong, ratusan warga pawai berkeliling Kota Natal mengumandankan takbir hari kemenangan. Kamis (14/6).

Loading...

Keunikan telong-telong ini merupakan tradisi yang sudah lama dilakukan warga, berupa miniatur Masjid yang diberi lampu aneka warna dan dijalankan diatas kendaraan roda empat. Pantauan Publika tampak dua miniatur Masjid berada di urutan pertama peserta pawai.

Bagi warga Natal khususnya para perantau yang mudik, semarak malam lebaran ini menjadi hal yang diimpikan selama setahun, terlihat warga memadati Kota Natal untuk melihat peserta konvoi dan arak-arakan telong-telong.

Menurut salah seorang Warga, Rizal, Telong-telong merupakan tradisi masyarakat Natal menyambut hari raya Idul Fitri, biasasnya dibuat oleh masing-masing remaja Masjid yang ada di Kota Natal.

“Biasanya beberapa hari sebelum malam lebaran, masing-masing remaja masjid sudah mempersiapkan telong-telong, ada yang bentuk Masjid, bentuk Kapal sebagai perlambangan profesi masyarakat pesisir yang umumnya Nelayan. Kemudian ini diarak berkeliling Kota Natal dan sambil mengumandangkan takbir dan dentuman beduk,” ujar Rizal

Salah seorang Perantau, Ahmad mengatakan, Kemeriahan malam lebaran ini kampong halaman tidak dapat digantikan oleh apapun di tempat perantauan, karena itu dirinya bersama keluarga selalu mengupayakan setiap lebaran dapat mudik ke Natal.

“Ini yang kita impikan selama setahun, berkumpul bersama sanak saudara dan keluarga, mengobati rindu dengan semarak Takbir dan telong-telong, selain menyambung tali silaturrahmi juga mengenalkan anak-anak dengan tradisi kampong halamannya,” ujar Ahmad.

Lalu lintas kota Natal juga terlihat tertib sebab aparat Kepolisian dan TNI terlihat berjaga-jaga mengamankan pengendara dan peserta arak-arak telong-telong.

Reporter: Muflich Noerhadi Ray

Loading...

Komentar Facebook