Melihat Keriuhan Pasar Malam Kota Tanjung Morawa di Liburan Idul Fitri

Dua Joki Tong Setan Perempuan jadi Pusat Perhatian

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Joki tong setan perempuan lainnya, beraksi mengelilingi tong raksasa menghibur masyarakat di pasar malam Kota Tanjung Morawa.(kartik byma)

PUBLIKA.CO.ID- Hiburan pasar malam merupakan hal yang lazim terjadi. Namun, bertepatan dengan perayaan Idul Fitri, hiburan rakyat tersebut terasa lebih spesial. Tak ayal, pasar malam dipadati pengunjung dengan berbagai wahana permainan sekaligus ajang wisata murah keluarga.

Loading...

Digelar di Kota Tanjung Morawa persis di Jalan Paya Pasir, Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, jumat (15/6), aneka ragam wahana tersedia mulai dari, Apolo ( Baling-baling), kereta api rel, mandi bola, rumah hantu. Wahana tong stand atau yang lebih dikenal dengan tong setan tetap jadi salah satu favorit.

“Jeritan” mesin sepeda motor yang dibuat sedemikian rupa menambah rasa penasaran pengunjung. Apa lagi, aksi wahana tong setan pun yang dimulai pukul 19:00 WIB hingga 23:00 WIB itu dimainkan dua joki (pengendara sepeda motor) perempuan. Masyarakat jadi lebih terhibur ketika melihat kedua joki atau  melakukan aksi ngebut bersepeda motor unik itu di dinding tong raksasa yang sempit.

Tampak ratusan masyarakat memadati area permainan tong setan, pengunjung yang akan nonton pun di benarkan membayar karcis masuk seharga Rp10.000 ribu.

Salah satu joki tong setan perempuan, Suci Ramadhani saat di wawancara Publika mengatakan, sudah berjalan 7 bulan menjadi joki tong setan, awalnya hanya termotivasi dari salah satu joki perempuan yang saat ini sudah di kenal, namanya Karmila Purba.

“Hanya termotivasi dari kakak itu, dulu pemain tong setan hanya laki-laki saja tapi di zaman sekarang wanita juga bisa loh, ini semua hanya dengan nyali dan keberanian tidak ada unsur ilmu gaib sekali pun. Karena kita berani dan mau melakukan kita pasti bisa,” tuturnya.

Sebelumnya suci juga mengaku awalnya ada rasa takut tetapi ketika mencoba satu atau dua kali dirinya sudah terbiasa, bahkan sekarang tidak ada rasa takut dan canggung dengan pekerjaannya. Soal keuntungan dalam pekerjaan sebagai joki ini diakuinya tidak tentu dengan pendapat perbulan tergantung dari jumlah pengunjung yang hadir.

“Tergantung dengan kehadiran pengunjung, kadang dalam sebulan hanya dapat 500 ribu,” ucapnya.

Salah satu pengunjung bernama Anto mengatakan, sangat penasaran dengan wahana tong setan yang ada saat ini, karena biasanya wahana ini di mainkan dengan laki-laki saja, namun sekarang hal tersebut juga di mainkan oleh para perempuan.

“Aksi Tong setan dulu pemainnya hanya laki-laki saja bang. Tapi di zaman sekarang banyak wanita yang jadi pemain tong setan juga salah satunya yang sudah jago Karmila Purba,”tuturnya.

Tampak ratusan masyarakat memadati area permainan tong setan, pengunjung yang akan nonton pun di benarkan membayar karcis masuk seharga Rp10.000 ribu.(kartik byma)

 

Loading...

Komentar Facebook