Panggil KPU, Komisi A Tunggu Laporan Tim Pemenangan Eramas

Nezar Djoeli Sayangkan Minimnya Waktu Panggil KPU Sumut

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Ketua Komisioner A DPRD Sumut, Nezar Djoeli menilai, hanya sedikit waktu yang dimiliki pihaknya untuk memenuhi harapan tim pemenangan Eramas, memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut terkait banyaknya laporan dugaan kecurangan pelaksanaan kampanye pilkada Sumut yang belum ditindaklanjuti.

Loading...

Selain itu Nezar menyebut, selama ini pihaknya tidak pernah menerima tembusan laporan pengaduan yang disampaikan tim pemenangan ke KPU Sumut. “Ya sayangnya waktu tinggal seminggu lagi (jelang pemungutan suara pligubsu 27 Juni 2018).

Dan DPR juga tidak pernah ditembuskan laporan pengaduannya secara kelembagaan oleh tim pemenangan. Tim (pemenangan) terkadang lalai juga meminta DPRD untuk memanggil KPU san Bawaslu,” ujarnya Kepada Publika, Kamis (21/6).

Apa lagi sebagai lembaga legislatif yang harus netral, pihaknya hanya sebatas menanti laporan. Dari situ baru akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan. “DPRD Sumut netral tanpa keterpihakan walaupun sebenarnya ada ikatan emosional terhadap paslon yg didukung oleh masing masing anggota dewan yang tergabung di partai. Tapi secara kelembagaan DPRD kan tidak bisa memanggil KPU atau Bawaslu tanpa ada laporan dari masyarakat,” ungkapnya lagi.

Selanjutnya sesuai mekanisme, pihaknya akan melakukan penjadwalan, itupun tidak serta-merta langsung bisa dilaksanakan. “Sudah tentu penjadwalannya juga harus disusun dalam kurun waktu bulan sebelum agenda berikutnya,” bebernya.

Politisi Partai Nasdem itu mengatakan, DPRD Sumut bisa memanggil KPU dan Bawaslu secara rutin pertiga bulan dalam pembahasan anggaran ataupun kegiatan yang sedang berlangsung, namun terjadwal. “Tidak semudah membalikkan telapak tangan dalam penjadwalannya. Memang sekarang belum ada lagi penjadwalan tentang laporan kecurangan dari tim paslon,” paparnya.

Namun begitupun, pihaknya tetap berharap agar tim pemenangan pemilu khususnya Eramas agar membuat pengaduan ke DPRD Sumut terkait kerugian moral dan materi yang dirasakan.

“Kami berupaya melalui media ini agar tim paslon yang merasakan kerugian materil ataupun in materil akibat KPU dan Bawaslu, kami minta dalam waktu yg singkat ini, agar segera buat pengaduan ke DPRD Sumut khususnya komisi A,” ungkapnya.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook