IPW: Bukti Keberpihakan Kapolda Sumut Kepada Salah Satu Paslon Sedang Dikumpulkan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Indonesia Police Watch (IPW) memberi apresiasi pada Kapolri Tito Karnavian yang sudah bertindak cepat dan tegas mencopot Wakapolda Maluku Brigjen Hasanuddin yang sudah berkampanye untuk mendukung Paslon Irjen (Purn) Murad Ismail di Pilgub 2018. Selain Maluku, IPW juga sedang mengumpulkan data keberpihakan Kapolda Sumut ke Paslon Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss).

Loading...

“IPW sendiri sudah membentuk tim untuk memantau netralitas polisi di Pilkada 2018,” kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, kemarin.

Kata Neta, cukup banyak laporan dari masyarakat tentang indikasi ketidaknetralan polisi menjelang Pilkada 2018, terutama dari Sumut, Jabar, Kaltim, dan Maluku.

“Meskipun di Sumut tidak ada polisi yang ikut pilgub tapi indikasi ketidaknetralan polisi terlihat oleh masyarakat dan IPW sedang mengumpulkan bukti buktinya. IPW berharap komponen2 masyarakat ikut mengawasi polisi sehingga sikap profesionalisme dan netralitas Polri tetap terjaga dan Polri benar benar bisa dipercaya masyarakat,” kata Neta.

IPW berharap Kapolri senantiasa bisa menjaga netralitas kepolisian selama pilkada, sehingga jika ada polisi, bahkan Kapolda sekalipun bersikap “menggadaikan” institusinya untuk mendukung Paslon tertentu di pilkada, Kapolri jangan segan segan untuk mencopotnya. “IPW dan masyarakat akan mendukung dan berada di belakang Kapolri,” terangnya.

Diketahui, Kapolri mencopot Wakapolda Maluku dengan Telegram Rahasia No: ST/1535/VI/Kep/2018 tanggal 20 Juni 2018. Lalu menggantikannya dengan Brigjen A Wiyagus yang sebelumnya menjabat sebagai Dirtipikor Polri.

Penulis: Asmojoyo
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook