Wujud Empati Tragedi KM Sinar Bangun, Maryani Simbolon Cover Lagu Mara di Tao Toba

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– Musibah tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Senin (18/6) lalu menjadi duka mendalam bagi masyarakat khususnya di sekitar danau terbesar di Indonesia tersebut.

Loading...

Berbagai cara diekspresikan sebagai bentuk empati, salah satunya penyanyi berdarah Batak kelahiran Bandung, Maryani Simbolon yang menyanyikan kembali (cover song) lagu Mara di Tao Toba  Perempuan 29 tahun tersebut meng-cover lagu Mara Di Toba yang dipopulerkan Trio Sanutra tahun 1997 silam.

Lagu ciptaan Anto Siallagan tersebut memang ditujukan untuk tragedi di Danau Toba yang dulu sempat mengalami kejadian hampir serupa di tahun 1995. Dalam proses cover ini, Caca, sapaan Martani dibantu musisi berdarah Batak lainnya, Maruli Siallagan, Friadi Sijabat, @M-One Pro, Dhany Mesakh dan @Maestro.

“Proses cover ini memakan waktu selama dua hari ini. Kejadian ini tragis. Kami merasakan duka mendalam atas kejadian tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba. Lagu ini kami cover sebagai rasa simpati dan prihatin. Pemilihan lagu ini karena kejadian nahas juga pernah terjadi, dan saat itu Trio Sanutra pernah menyanyikannya,” ujarnya Maryani, Senin (25/6/2018).

Caca mengaku, tidak mudah saat harus melantunkan lagu ini kembali. “Karena terbayang bagaimana para korban yang saat ini belum ditemukan, juga air mata para keluarga yang menanti kabar hingga saat ini,” ungkap Caca yang telah memiliki dua album lagu Batak itu.

Caca berharap, pihak berwenang bisa segera menemukan korban-korban yang masih hilang pasca tragedi tersebut. “Kami berharap keluarga korban bisa tabah. Dan, korban yang masih hilang bisa ditemukan segera dan tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan media, KM Sinar Bangun tenggelam, Senin (18/6) diduga karena kelebihan muatan. Saat ini ratusan penumpang belum ditemukan. Dalam tragedi tersebut, pwnpenyi Polda Sumut sejauh ini menjadikan empat orang sebagai tersangka.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook