Suharto: Sebagian Pemain PSMS Masih “Trauma” Pasca Kekalahan Kontra Persib

PSMS Menang Tipis 1-0 Kontra PS-K USU

PUBLIKA.CO.ID- Asisten Pelatih PSMS Medan, Suharto AD menyebut, sejumlah pemain tim berjuluk Ayam Kinantan masih mengalami “trauma” pasca kekalahan 0-3 kontra Persib Bandung di Stadion Teladan Medan beberapa waktu lalu.

Loading...

Hal itu terlihat pada laga uji coba menghadapi PS Keluarga (PS-K) USU di lapangan Stadion Mini Kebun Bunga Medan, Kamis (28/6) sore, Legimin Rahardjo dkk hanya mampu unggul tipis 1-0 lewat gol semata wayang pemain muda, Donny Dio Hasibuan, di penghujung babak kedua.

“Saya lihat mereka (pemain PSMS) seperti ada tekanan. Tidak main lepas. Memecahkan persoalan kecil  seperti itu kayaknya seperti dapat kebuntuan. Mungkin trauma, pengaruh di laga terakhir kalah (kontra Persib). Sepertinya itu persoalan besar, karena PSMS main di Medan itu nggak pernah kalah, mungkin mereka masih teringat,” ujar Suharto AD saat dimintai komentarnya usai pertandingan.

Baca juga:  Pakar Digital Media Jebolan Arsenal Bagi Pengalaman dan Ilmu pada Jurnalis Olahraga Medan

Menurut personel TNI AD tersebut, hasil laga tersebut juga cukup mengecewakan. Tidak terlihat pola defensif atau bertahan seperti yang diharapkan. “Apa lagi, sama sekali tidak ada tekanan (dari lawan) jadi tidak bisa kita lihat. Tapi mainnya mereka tidak bisa memecahkan persoalan dalam pertandingan tadi,” ungkapnya.

Soal trauma tersebut, Suharto meyakini akan hilang dari pemain. “Ya, mudah-mudahan bisa segera hilang trauma itu,” ujarnya optimistis.

Baca juga:  Disanksi PSSI, Persib Jalani Laga Kandang di Kalimantan Hingga Akhir Liga 1 2018

Pada pertandingan tersebut, sejumlah pemain yang jarang diturunkan sengaja diberi kesempatan bermain. Menurut Suharto, hal itu dilakukan untuk memberi kesempatan, khususnya kepada pemain muda seperti Dio yang menjadi pencetak gol tunggal di laga tersebut.

“Kita perlu melihat pemain yang belum bisa diturunkan, termasuk Dio, pemain muda perlu banyak dikasih kesempatan,” sebutnya.

Sementara itu, kendati masih memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain trial (uji coba) di PSMS, dia menilai belum melihat kelebihan pada pemain tersebut untuk bisa direkomendasikan masuk dalam skuad The Killer. “Pemain trial baru satu kali (ikut uji coba). Nanti coach (Pelatih PSMS Djadjang Nurdjaman) yang menentukan. Tapi sejauh ini belum memuaskan.

Baca juga:  Laga Warriors Kontra PSMS Terancam Batal

Sementara itu, Pelatih PS K USU, Daarul Bahri menyebut, menghadapi tim sekelas PSMS Medan, skuad besutannya tampil cukup  percaya diri. “Dari pertandingan tadi banyak yang bisa kita petik. Rasa percaya diri pemain kita cukup baik lawan senior yang dua tingkat di atas mereka. Untuk kompetisi yang akan datang ada motivasi dan percaya diri yang lebih,” sebut pria yang biasa disapa Dacun itu.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook