Siap-siap, Gerhana Bulan Total Terlama Abad 21 Terjadi Juli Ini

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Setelah terjadi gerhana bulan total (super blue blood moon) 31 Januari lalu, lembaga antariksa Amerika Serikat (NASA) memperkirakan fenomena alam serupa namun lebih dahsyat akan terjadi 27 Juli mendatang.

Loading...

Lebih dahsyat lantaran tidak hanya gerhana bulan total, namun menjadi total eclipse terlama sepanjang abad 21 atau hanya terjadi dalam kurun waktu 150 tahun.

Sebagaimana dilansir dari artikel CBS News Senin (2/7) lalu, NASA mengungkapkan, gerhana bulan total di di bulan ini bakal berlangsung paling cepat selama 103 menit (satu jam 43 menit).

NASA menyatakan, ada juga sebagian warga bumi yang melihat gerhana bulan total itu selama 235 menit (tiga jam dan 55 menit) dan menjadi gerhana bulan total terlama dari kurun waktu tahun 2011 hingga 2020.

Fenomena alam itu bisa disaksikan oleh penduduk Hawaii, Alaska, penduduk AS di bagian barat, Rusia, Kanada, dan Australia. Asia, termasuk Indonesia juga bisa menyaksikan fenomena super langka tersebut.

Begitupun, tidak semua orang di bumi bisa menyaksikan fenomena ini karena sebagian yang tinggal di Amerika Serikat ada yang tidak bisa menyaksikannya. NASA mengatakan, sebagian penduduk AS baru bisa melihat fenomena itu tahun 2020 mendatang.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook