Dalam Sepekan, Polrestabes Medan Berhasil Mengamankan 8 Pengedar Narkoba

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan merilis aksi penggagalan peredaran narkoba yang masuk dalam sepekan terakhir. Sebanyak 15 kilogram daun ganja kering siap edar, 8 kilogram sabu, dan ratusan butir pil ekstasi berhasil diamankan Sat Res Narkoba, bersama 8 tersangka yang merupakan kurir.

Loading...

Hal itu dipaparkan langsung oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi didampingi Kasat Res Narkoba AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, dalam konferensi pers di halaman gedung Sat Res Narkoba Polrestabes Medan, Jalan H.Said, Kecamatan Medan Perjuangan, Kamis (12/7/2018).

“Hal ini merupakan bentuk keseriusan Polrestabes Medan dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Melalui informasi masyarakat yang berhasil diungkap pihaknya pada tanggal 9 Juli kemarin. Saat itu polisi mengamankan 5 kilogram sabu dari tersangka bernama, Bondan Ismail yang ditangkap di Jalan Rajawali, Kecamatan Medan Sunggal sekira jam 20.00 Wib.Selanjutnya petugas melalukan pengembangan di beberapa hari kemudian, mengamankan para tersangka lain yakni, berinisial MU yang ditangkap di Jalan Sei Kapuas, Kecamatan Medan Sunggal, bersama barang bukti jenis sabu- sabu 8sebanyak 1,699 kilogram,” ungkapnya.

Foto: Kapolrestabes Medan Memaparkan Barang Bukti/Publika (Kartik Byma)

Dari hasil pengembangan kasus, petugas kembali berhasil mengamankan pengedar yang lain, diantaranya berinisial MR, SU, NAK, EE. Para tersangka itu ditangkap dari tempat berbeda dengan barang bukti masing-masing seberat 1 kg, 400 gram, dan 97 gram sabu.

“Ini merupakan hasil tangkapan kita dalam kurun waktu sepekan dan yang paling menonjol 5 kilogram sabu itu. Di luar itu tangkapan penyalahgunaan sabu lainnya juga ada. Dari keseluruhan jadi total barang bukti sabu yang diamankan sebanyak 8,196 kg,” ujar orang nomor 1 di Polrestabes Medan tersebut.

Foto: Kapolrestabes Medan Memaparkan Barang Bukti/Publika (Kartik Byma)

Sebelumnya, polisi juga berhasil mengungkap peredaran sebanyak 300 butir pil ekstasi yang diperoleh dari seorang wanita. Tersangka berinisial N (30) ditangkap di loby Millenium Plaza, Jalan Kapten Muslim Medan, pada 5 Juli 2018 sekira jam 19.30 wib.

“Kalau tersangka yang membawa ekstasi ini seorang wanita dan berdasarkan informasi bahwa dipasok dari jaringan Lapas Tanjug Gusta Medan. Tersangka mengaku dikendalikan oleh seorang narapidana yang dikenalnya melalui media sosial Facebook,” tututrnya.

Ketika ditanya langsung kepada tersangka, perempuan itu mengaku bahwa pil tersebut rencananya akan dibawa ke Kota Siantar.

“Mau dibawa untuk diedarkan ke Siantar,” akunya.

Sementara dalam aksi menggagalkan peredaran 15 kilogram ganja kering siap edar. Diamankan tersangka berinisial SM (17) warga Jalan Sawang, Desa Lhok Gajah, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh utara.

Ia diciduk bersama barang bukti di Jalan SM Raja KM 11, Kelurahan Martoba, Kecamatan Medan Timur, pada Rabu (11/7) kemarin, sekitar pukul 08.00 WIB.

Secara tegas Kapolrestabes Kombes Po Dadang Hartanto mengatakan,”para tersangka yang mengedarkan dan memiliki narkoba diatas ketentuannya akan terancam hukuman penjara seumur hidup Hingga hukuman mati”.

Penulis: Kartik Byma
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook