Setelah SMeCK, Kampak dan PFC juga Siapkan Aksi Pasca Pemecatan Djanur

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Pemecatan Djadjang Nurdjaman sebagai pelatih kepala PSMS Medan memantik reaksi dari kelompok suporter tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut. Aksi protes terkait kebijakan manajemen tersebut pun jadi pilihan.

Loading...

Jika sebelumnya Suporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligans yang berencana melakukan aksi, hal serupa juga bakal dilakukan dua kelompok suporter PSMS lainnya,  yakni Kami Anak Medan Pencinta Ayam Kinantan Fans Club (KAMPAK FC) dan PSMS Medan Fans Club (PFC).

Kampak FC dan PFC bahkan menyebut, hasil buruk yang diraih PSMS sejauh ini merupakan tanggung jawab pengurus atau manajemen PSMS Medan. “Harusnya pengurus yang mundur. Ini malah pecat pelatih. Marusnya mereka (pengurus) malu. Apa kontribusi pengurus selama ini?” ungkap Ketua PFC, Ahmad Zulfan, lewat sambungan telepon, Sabtu (14/7).

Sebagai bentuk kekecewaan, PFC akan melakukan aksi besar menduduki markas PSMS, Kebun Bunga Medan dan mempertanyakan langkah  pengurus yang dinilai keliru itu. “Kami sudah rapat tadi malam dan rencananya jika kedua suporter lain setuju, maka kita akan lakukan aksi besar menduduki Kebun Bunga,” ucapnya.

Terpisah, Wakil Ketua KAMPAK FC, Gito, juga mengatakan kekesalan terkait langkah manajemen. “Kita juga kecewa dengan pemecatan Djanur. Makanya kita malam ini mau rapat dan mengeluarkan pernyataan sikap sekaligus mempertanyakan sikap pengurus. Selain itu kita juga tetap konsisten menyuarakan agar pengurus segera dirombak,” ucapnya.

Jika tuntutan perombakan pengurus tetap diabaikan, KAMPAK juga sepakat untuk melakukan aksi besar.

“Ngak cuma menduduki Kebun Bunga, bahkan kita akan ngecamp dan pasang tenda di sana sampai pengurus mau mendengarkan tuntutan kita,” ungkapnya.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook