Kontrak Dua Pemain Medan, CEO PSMS: Kami Serius Benahi PSMS

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Chief Executive Officer (CEO) PSMS Medan, Dody Thahir mengungkapkan, dirinya puas bisa merekrut dua pemasin asal Medan, Rahmad Hidayat dan Ramadhan Saputra, untuk bergabung dengan PSMS Medan.

Loading...

“Senang saya, dua anak Medan sudah bergabung lagi dengan PSMS. Ini, bukti keseriusan kita membenahi PSMS,” kata Dody dikonfirmasi usai menyaksikan penandatanganan kontrak dua pemain anyar PSMS Medan.

Dia juga menyebutkan, Ketua Dewan Penasehat PSMS Medan, Edy Rahmayadi senang Peter Butler bisa menangani PSMS Medan menggantikan Djajang Nurdjaman. “Pak Edy Rahmayadi senang anda (Peter Butler) bisa menangani PSMS. Beliau nanti ingin bertemu dengan pelatih,” ucap Dody lagi.

PSMS Medan dalam kaitan pembenahan pemain, menurut Dody akan mendatangkan sebanyak tujuh pemain.

“Sudah tiga pemain, setelah Marko, Rahmad Hidayat dan Ramadhan. Rahmad itu yang ngincar tiga klub. Ada Borneo, Arema dan PSMS. Tapi akhirnya dia milih ke Medan. Mereka mau bayar lebih mahal awalnya, tapi akhirnya ke Medan,” kata Dody.

“Marko juga sebenarnya bagus kami lihat. Hanya saja dia kurang dapat kesempatan karena saingannya juga bagus. Kalau Ramadhan kan anak Medan. Kami harapkan bisa memperkuat karakter,” tambahnya.

Ramadhan sebelumnya bukan orang baru bagi PSMS. Dia pernah memperkuat PSMS di ISL musim 2011-2012. “Nantinya akan ada pemain baru lagi yang asing. Terutama striker kami butuh sekitar tujhh atau delapan pemain baru,” tambahnya.

Pelatih PSMS, Peter Butler (kiri) berjabat tangan dengan rekrutan teranyar PSMS, Rahmad Hidayat (kanan) di Medan.(ist)

Rahmad Hidayat Senang Akhirnya “Pulang Kampung”

Sementara itu Rahmad Hidayat senang akhirnya bisa berjodoh dengan PSMS. Sebagai anak Medan, Rahmad berharap bisa mengangkat PSMS dari dasar klasemen.

“Sebagai anak Medan siapa yang tidak mau main di Medan. Mungk pein selama ini momennya tidak pas. Baru kali ini rezekinya. Mudah-mudahan ,” kata Rachmad usai tanda tangan kontrak.

Selain itu Rahmad juga tengah menanti kelahiran anak pertamanya di Medan. Hal itu membuatnya lebih ingin menetap di Medan. “Ada dari Arema dan Borneo. Selain itu istri saya lagi hamil kemungkinan bulan Oktober atau November lahir. Jadi lebih baik saya di Medan saja,” bebernya.

Rahmad juga optimitis bersama Peter Butler, sebagai pelatih baru PSMS. “Memang belum pernah sama dia tapi waktu sama pro Duta dulu pernah menghadapi timnya Terengganu. Kalau saya lihat dia pelatih yang bagus,” ungkapnya.

Laporan Reporter Publika, Syukri Amal, langsung dari Surabaya

Loading...

Komentar Facebook