Mobil Ditarik Menunggak Cicilan, Debitur Kalap, Bakar Kantor Leasing

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Setidaknya empat korban dilarikan ke Rumah Sakit Tere Margareth pada Jumat (20/7), setelah seorang nasabah Mandiri Tunas Finance yang berlokasi di Jalan Gagak Hitam Ring Road Kecamatan Medan Selayang membakar kantor tersebut.

Loading...

Joko, warga setempat yang melihat pelaku membawa dua botol berisi bahan bakar mengatakan bahwa pelaku sempat dihalangi oleh petugas keamanan kantor ketika ingin melakukan aksinya, tetapi petugas kalah kuat.

Joko mengatakan, pelaku menerobos masuk ke dalam kantir san langsung menyiram lobi kantor. “Diterobosnya masuk ke dalam, langsung dilemparnya ke lobi. Terbakarlah, termasuk dia pun kena. Setelah melakukan pembakaran, pelaku lari ke arah Simpang Melati. Dia sempat membuka baju dan celananya yang terbakar. Dia minta tolong ke warga yang sedang melintas dan sempat menghentikan mobil, habis itu lari,” ujarnya.

Pihak PT Mandiri Tunas Finance  diwakili oleh Roni Masa Damanik selaku Legal langsung memberikan klarifikasi terkait adanya dugaan nasabah mereka yang melakukan aksi bakar diri. Ia menuturkan bahwa aksi pada Jumat (20/7) bukanlah aksi bakar diri melainkan percobaan pembakaran kantor oleh seorang nasabah bernama Agus Lumban Batu warga Jalan Masjid Taufiq, Medan. Sebelum aksi ini terjadi pelaku mendatangi kantor tersebut terkait penarikan mobilnya oleh pihak Mandiri Tunas Finance beberapa waktu lalu.

“Dia sempat marah-marah, langsung bawa bensin dan membakar dengan mancis yang disiapkannya. Dalam keadaan api menyala, langsung menyambar hingga berkobar ke seluruh ruangan,” ucapnya.

Roni menambahkan, proses penarikan mobil pelaku selaku debitur dilakukan beberapa waktu lalu karena adanya tunggakan, meskipun ia tidak merinci tunggakan tersebut. Semua proses sudah sesuai dan mobil sudah dilelang.

“Menunggak beberapa bulan belum kita ketahui dan itu sudah dilelang,” pungkasnya.

Reporter: Kartik Byma
Editor: Rahmat Syahputra

Loading...

Komentar Facebook