Aksi Damai #2019TetapPresiden dan #2019GantiPresiden Berlangsung Aman dan Terkendali

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Ribuan Masa yang berasal dari dua kelompok Pendukung Jokowi #2019TetapPresiden dan #2019GantiPresiden menggelar aksi damai tepat di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota, hingga ke Jalan Brigjen Katamso tepat di depan Istana Maimun, Minggu (22/7).

Loading...

Sekitar pukul 10:00 WIB, ribuan massa sudah terlihat memadati lokasi aksi dari kawasan Mesjid Raya Al-Mashun hingga kawasan Istana Maimun.

Kelompok masa yang menginginkan Joko Widodo memimpin untuk kedua kalinya berkumpul di sekitar Taman Sri Deli, lalu kelompok #2019GantiPresiden memilih Istana Maimun sebagai titik kumpul mereka. Dalam aksi ini pihak kepolisian terlihat telah lebih dulu bersiaga sebelum masa dari kedua kelompok berkumpul. Ribuan personel gabungan dari Polrestabes Medan dan Polda Sumut diterjunkan untuk menjaga keamanan dan kelancaran aksi tersebut.

Ribuan Masa yang tergabung di dua pihak, Pendukung Jokowi #2019TetapPresiden dan #2019GantiPresiden saat menggelar aksi damai tepat di seputaran Jalan Sisingamaraja, Kecamatan Medan Kota, hingga ke Jalan Brigjen Katamso, Minggu (22/7) siang.(kartik byma)

Salah satu masa dari kelompok Jokowi #2019TetapPresiden, bernama Ida menjelaskan, bahwa ini adalah deklarasi yang pertama kali digelar untuk mendukung Joko Widodo menjadi presiden yang kedua kalinya (Dua Periode). Aksi ini akan digelar sekali lagi dengan mengundang Joko Widodo yang saat ini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke-tujuh.

“Akan digelar kedua kalinya, dan kita akan mengundang pak Jokowi dalam kegiatan deklarasi selanjutnya, agar beliau dapat mengetahui betapa besar cinta kasih sayang rakyat kepadanya. Aksi ini kita gelar secara damai walaupun ada kelompok dengan aspirasi yang berbeda, karena kita cinta damai,” ucapnya.

Sedangkan salah satu masa dari kelompok #2019 GantiPresiden bernama Fahri mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang mensosialisasikan kepada masyarakat Kota Medan bahwa pergantian Presiden digelar 5 tahun sekali sebagai wujud aplikasi konstitusi yang ada.

“Tentunya hal ini agar partisipasi pemilihan Presiden pada 2019 nanti  lebih baik di Indonesia, tak terlepas juga agar masyarakat memahami betul bahwa memilih itu bukan sesuatu yang euforia, tetapi memilih itu adalah menentukan nasib bangsa,” ucapnya.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, menghimbau masyarakat Kota Medan agar menghindari Jalan Brigjen Katamso Simpang Istana Maimun, Jalan Sisingamangaraja simpang Halat, Mesjid Raya, Simpang Mahkamah dan Simpang Amaliun.

“Kita himbau masyarakat agar menghindari jalan tersebut, karena ada kegiatan masyarakat dari dua kelompok yang dilaksanakan bersamaan di Istana Maimun dan Taman Sri Deli,” ujarnya.

Reporter: Kartik Byma

Editor: Rahmat Syahputra

Loading...

Komentar Facebook