Kena Sanksi, Dilshod Resmi Hengkang dari PSMS

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Satu-persatu pemain asing PSMS rekrutan Djadjang Nurdjaman, hengkang dari tim Ayam Kinantan. Pasca mencoret Sadney Urikhob, kini giliran gelandang asal Uzbekistan, Dilshod Sharofetdinov yang angkat koper.

Loading...

Pencoretan Dilshod dilakukan manajemen PSMS Medan, Minggu (22/7). Kebetulan, Dilshod mendapatkan larangan tampil di empat laga oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) setelah dinilai bersalah berlaku tidak sportif dengan berlaku kasar dalam protes terhadap wasit Handri Kristanto, saat PSMS Medan bertandang menghadapi Madura United, Minggu (8/7) lalu.

Selain larangan bertanding, Dilshod juga didenda Rp50 juta karena dianggap mengeluarkan kata kasar kepada wasit. “Ya benar, Dilshod resmi didepak dari skuad

Selain karena adanya sanksi larangan bermain, dia (Dilshod) juga dianggap pelatih tak menunjukkan performa yang baik selama kepelatihan dipegang pelatih baru Peter Butler,” ujar Sekretaris  PSMS Medan, Julius Raja, Minggu (22/7) sore.

Pemutusan kontrak telah disampaikan kepada pemain tersebut, Sabtu (21/7).

“Kita selesaikan baik-baik dan dia sudah terima dan meminta agar tiket kepulangannya diundur. Kabarnya dia mau nyoba beberapa klub liga 1 lain,” ucapnya.

Disinggung mengenai denda, Julius mengaku pihaknya akan membayar denda tersebut, namun melalui pemotongan sisa gaji Dilshodm

“Untuk denda kita yang nyelesaikan, dan sisa pembayaran terakhir rencananya akan diselesaikan besok,” sebutnya.

Hingga berita ini diturunkan, Dilshod yang coba dikonfrimasi belum memberikan jawaban. Sementara itu, selama di PSMS Medan, Dilshod mencetak dua gol yakni saat menghadapi Sriwijaya FC dan Persipura, keduanya di laga kandang PSMS Medan.

Pelatih baru PSMS, Peter Butler sepertinya memberi sinyal evaluasi kepada pemain asing PSMS saat ini yang dianggap tak memuaskan dirinya. Butler bahkan mengaku akan mendatangkan tiga pemain asing baru yang dianggap lebih memenuhi performa.

“Ada dari Brazil, Yunani dan Afghanistan. Minggu depan mereka akan datang. Kita harus cari pemain bagus karena mereka dibayar lebih mahal,” ucapnya.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook