Didepak dari PSMS, Begini Komentar Dilshod

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– Gelandang asal Uzbekistan, Dilshod Sharofetdinov membenarkan dirinya tidak lagi menjadi bagian dari tim PSMS Medan. Namun dia belum mau berkomentar banyak.

Loading...

Dikonfirmasi lewat nomor WhatsApp miliknya, Minggu (22/7) sore, Dilshod tidak membantah pencoretan dirinya. Namun dia mengatakan, belum bisa berkomentar banyak soal itu.
“Aku belum bisa berkomentar. Tapi bisa nanti setelah dua hari. Dan sekarang semuanya berakhir,” ujarnya lewat rekaman suara yang dia kirimkan via WhatsApp.

Tapi dia berjanji, akan segera memberikan keterangan setelah dua atau tiga hari. “Setelah ini aku akan berikan waktu wawancara. Setelah dua-tiga hari. Jangan khawatir,” ucapnya.

Belum diketahui pasti alasannya untuk menunda memberikan keterangan. Namun kuat dugaan, dia masih menanti penyelesaian hak-haknya dari manajemen PSMS.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pencoretan Dilshod dilakukan manajemen PSMS Medan, Minggu (22/7). Kebetulan, Dilshod mendapatkan larangan tampil di empat laga oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) setelah dinilai bersalah berlaku tidak sportif saat melakukN protes terhadap wasit Handri Kristanto, saat PSMS Medan menghadapi Madura United, Minggu (8/7) lalu.

Selain larangan bertanding, Dilshod juga didenda Rp50 juta karena dianggap mengeluarkan kata kasar kepada wasit. “Ya benar, Dilshod resmi didepak dari skuad. Selain karena adanya sanksi larangan bermain, dia (Dilshod) juga dianggap pelatih tak menunjukkan performa yang baik selama kepelatihan dipegang pelatih baru Peter Butler,” ujar Sekretaris  PSMS Medan, Julius Raja, Minggu (22/7) sore.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook