Final Liga 3 Zona Sumut, Medan United Tunggu Pemenang Laga PSDS-Tanjungbalai

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Medan United FC melangkah ke final Liga 3 zona Sumut setelah pada laga semifinal di Stadion Teladan Medan, Rabu (1/8) sore menang tipis 1-0 atas lawannya PS Bhinneka.

Loading...

Satu-satunya gol Medan United FC dilesakkan Wilson Togatorop menit ke 48. Laga berjalan sengit sejak kick off dimulai. Kedua tim bergantian melakukan serangan untuk mencari gol cepat. Namun hingga turun minum, tak ada gol tercipta.

Usai turun minum, tempo pertandingan semakin meningkat. Medan Utama langsung memberi tekanan. Tiga menit babak kedua berjalan tim asuhan Emel Bachtiar Hasibuan unggul 1-0. Bermula serangan cepat, bola liar di kotak penalti PS Bhineka diterima Wilson Togatorop. Sekali kontrol, Wilson melepas tembakan keras ke sisi kiri gawang PS Bhineka tanpa mampu dihentikan Wira Andi.

Gol tersebut semakin meningkatkan daya serang Medan Utama. Berkali-kali peluang tercipta, di antaranya sepakan melengkung serta sundulan Jecky Pasarela pada menit ke-74 masih gagal berkat penampilan gemilang Indra Hermawan di bawah mistar gawang PS Bhineka.

Di sisi lain PS Bhineka belum mau menyerah. Pemain pengganti, Lauren memberi kejutan usai melewati lini pertahanan Medan Utama. Sayang, sepakannya masih melebar tipis. Begitu juga pada menit ke-82, sepakan Rein Uape hampir masuk namun diselamatkan tiang gawang. Hingga peluit panjang, tak ada gol tambahan dan balasan tercipta.

“Persiapan mulai Maret perlahan terus keluar dari segi pola dan taktik. Kami ingin memainkan sepak bola modern, tapi pastinya kami akan evaluasi tim untuk ke final. Selanjutnya kami akan berbenah untuk penambahan pemain karena kami hanya memiliki 20 pemain dari 30 slot yang disedikan,” ucap Pelatih Emel Bachtiar.

Sementara Ketua Umum Medan Utama, Ahmad Untung Lubis yakin timnya punha kans di final nantinya.  Begitu juga untuk babak regional, pihaknya siap memfasilitasi tim untuk laga homa maupun away. “Kami siap untuk hadapi itu termasuk menambah kuota pemain dari tim-tim di liga 3 lainnya. Kunci kami adalah kebersamaan karena pemain datang dari berbagai daerah. Kami beri perhatian dan juga bonus agar motivasi mereka tetap hidup,” ucap Untung.

Pelatih PS Bhinneka, Syahrial Effendi mengatakan, kurangnya kepercayaan diri pemain menjadi faktor kekalahan tim besutannya. “Mungkin karena gugup sehingga mereka main jelek sekali. Setelah babak kedua mereka baru menemukannya (pola permainannya),” ujarnya usai pertandingan.

Materi pemain yang berasal dari berbagai daerah di Sumut termasuk dari Manokwari Papua juga disinyalir membuat mereka agak gugup menghadapi atmosfer pertandingan. “Gugup karena pengalaman bertanding. Sementara, kiper kami, Wira main cukup baik,” ucapnya.

Masih ada harapan bagi PS Bhinneka untuk lolos ke Liga 3 zona regional Sumatera, syaratnya harus bisa mengalahkan tim yang kalah pada semi final kedua, PSDS menghadapi Tanjungbalai United, Kamis (2/8). “Harapan kami tentunya lolos. Kami akan melakukan evaluasi jelang laga tersebut. Mudah-mudahan masih ada harapan,” ucap Syahrial.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook