Takut Buaya, Kampung Aur tak Gelar Panjat Pinang Di Sungai Deli

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– Sudah menjadi momen kegiatan rutin setiap tahun sekali warga di Kampung Aur, Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Maimun, Kelurahan Aur mengadakan panjat pinang di bantaran Sungai Deli merayakan HUT Kemerdekaan RI. Namun tidak untuk tahun ini.

Loading...

Pasalnya, warga merasa tersandera merebaknya isu kawanan buaya muara lepas sejak beberapa bulan lalu dan berada di Sungai Deli. Arsini, Ketua Pembina Perkumpulan Remaja Kampung Aur Syahbandar (Perkasa) mengatakan, warga merasa khawatir dan takut mendekati bantaran sungai, lantaran sebelumnya warga sekitar menemukan seekor buaya berjenis buaya muara di seputaran Sungai Deli.

“Warga merasa khawatir karena sebelumnya sempat menggegerkan warga Jalan Brigjen Katamso tepatnya Gang Nasional, Kelurahan Sei Mati. Ada seekor buaya muara yang ditemukan beberapa minggu lalu panjangnya kisaran satu meter lebih.

Karena merasa takut dan tidak berani mengambil resiko untuk sementara ini warga setempat tidak ingin ada anak-anaknya yang bermain di bantaran sungai. Sehingga di tahun ini moment hari kemerdekaan hanya di adakan dengan lomba makan kerupuk saja,”ungkapnya kepada publika, jumat (17/8).

Warga setempat pun berharap agar pihak Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), melakukan penelusuran terhadap isu yang sudah dibuktikan warga setempat dengan menemukan buaya lepas di seputaran Sungai Deli.

Sementara itu Ketua Umum Perkumpulan Remaja Kampung Aur Syahbandar, Reza Anshori Chaniago juga mengaku sangat kecewa dengan adanya buaya yang lepas dan berkeliaran di sungai Deli.

Isu buaya tersebut menurutnya membuat ruang gerak pihaknya jadi terbatas.  Merayakan hari ulang tahun kemerdekaan, tapi merasa seperti tidak ada kemerdekaan. “Isu penemuan buaya muara ini beredar kencang di media sosial (medsos) sejak dua bulan lalu. Warga Sungai Mati ada yang membilang buaya ada dan satu ekor anak buaya telah tertangkap,” ucapnya.

Warga yang berhasil menangkap buaya pada beberapa minggu lalu, Ishak, 53, menjelaskan, sebenarnya buaya yang tertangkap itu sudah lama diburu. Hingga akhirnya buaya berhasil ditangkap dengan dijerat.

“Kami dapat info dari kepling bahwa belakangan hari ini masih ada seekor lagi buaya yang berkeliaran di perbatasan Sungai Babura dan Sungai Deli,” tandasnya.

Reporter: Kartik Byma
Editor: Syukri Amal

Loading...

Komentar Facebook