Jika Terbukti Terlibat Peredaran Sabu, IH Bakal Dipecat Dari Nasdem dan DPRD Langkat

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Langkat, Ajai Ismail buka suara terkait penangkapan Anggota DPRD Langkat Fraksi NasDem, IH, 45, oleh Badan Narkotika Nasional Pusat (BNNP) terkait dugaan kepemilikan sabu 150 Kg, Minggu (19/8) lalu.

Loading...

Menurut Ajai, IH yang ditangkap bersama enam orang lainnya dengan barang bukti  150 Kg narkotika jenis sabu bisa saja dipecat dari anggota DPRD Langkat serta Partai Nasdem, jika terbukti terlibat lantaran mencoreng nama instansi DPRD Langkat dan Partai Nasdem.

Namun Ajai Ismail atau akrab disapa Acai yang mengetahui kasus ini dari media mengatakan belum mengetahui status keterlibatan IH. “Itu kan masih pengembangan, belum positif A1 walau pun BNN kadang-kadang biasanya A1, intinya masih pengembangan,” kata Acai, saat dihubungi via selular, Senin (20/8).

Acai menegaskan akan memecat IH dan mengusulkan peganti IH di jabatan DPRD. Saat ini IH menjabat Wakil Ketua Komisi A yang membidangi pemerintahan, hukum dan HAM. Selain itu, IH juga akan dibuang dari keanggotaan Partai NasDem.

“Apabila nanti dia telah terbukti sudah A1 kami dengan tegas mengusulkan akan memberhentikan keluar dari partai NasDem dan akan digantikan,” ucapnya.

Acai mengatakan, selama ini IH dikenal sosok pendiam. Tak pernah ada gelagat mencurigakan bahwa IH terlibat peredaran barang haram sabu. Selain itu, IH dikenal sebagai pengusaha sawit dan punya lahan luas di Aceh.

“Orangnya baik, diam aja gak banyak ngomong, kami gak ada curiga, setahu kami ya dia pengusaha kebun sawit di Aceh. Kalau seribu hektare saja sudah Rp 1 miliar juga sebulan itu (pendapatannya). Cuma kita gak bisa jangkau. Mobilnya biasa-biasa saja sekelas Fortuner. Kita gak sangka dia usahanya kayak gitu,” ujarnya.

Dijelaskan Acai bahwa saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyikapi keterlibatan IH dengan aparat hukum. Pihak NasDem juga akan menyurati DPd NasDem terkait ini.

“Kita gak bela dan juga gak musuhi, kalau terbukti pasti diganti. Macam ini saya pun bikin surat lah ke DPD bahwa dewannya seperti ini begini,” katanya.

Acai mengatakan IH tak bisa dijadikan indikator citra baik dan buruknya partai NasDem di masyarakat. Dugaan keterlibatan IH dikatannya murni karena faktor individu terkait.

“Ini kan hanya sosok IH-nya, bukan partainya. hanya oknumnya, masyarakat lebih tahu lah, partai itu dibawa kemana tergantung orangnya. Yang pasti kalau terbukti kita ecat dan keluarkan dari partai,” katanya.

IH juga diketahui kembali masuk bursa caleg pada Pileg 2019 di KPU Langkat. Jika terbukti terlibat bisnis haram, dia terancam gagal masuk Daftar Caleg Tetap (DCT), namanya akan dicopot dan  digantikan dengan yang lainnya.

“Ini kan cepat biasanya BNN proses kasusnya. Akan kita ganti, masukkan orang lain. Penggantian kan boleh, nanti kita tanya KPU lagi yang lebih jelas,” pungkasnya.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook