Terbukti Nistakan Agama Islam, Meliana Dihukum 1,5 Tahun Penjara

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menghukum Meliana pelaku penistaan agama Islam dengan hukuman penjara selama satu tahun dan enam bulan dalam sidang putusan yang berlangsung di ruang sidang utama (Cakra 1), Selasa (21/8).

Loading...

Selama pembacaan putusan ruang sidang dipadati dari ormas Islam dengan pengawalan puluhan personil gabungan kepolisian dari Polsek Medan Baru dan Polrestabes Medan.

Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo menyebutkan bahwa terdakwa terbukti bersalah dengan sengaja melakukan penodaan salah satu agama yang dianut di Indonesia.

Terdakwa meminta agar pihak masjid tidak menggunakan penggeras suara atau toa karena merasa terganggu saat kumandang azan atau panggilan salat. “Keberatan itu disampaikan kepada pemilik warung yang kemudian disampaikan kepada pihak kenaziran Masjid Al Maksum Tanjungbalai sehingga mengakibatkan terjadi ketersinggungan hingga berujung kegaduhan pada Juli 2016 silam,” sebut Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo dalam persidangan.

Sementara itu, Anggia Y Kesuma selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim sedangkan Meliana melalui Penasehat Hukumnya, Ranto menyatakan banding atas putusan majelis hakim.

Dari pantauan wartawan usai persidangan puluhan ormas Islam  yang ikut menghadiri persidangan merasa kecewa dengan putusan majelis hakim yang dinilai sangat ringan.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook