Lagi, Deliserdang International Soccer 7’s 2018 Digelar

14 Tim Siap Bertarung

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Turnamen old crack Deliserdang International Soccer (DSIS) 7 side 2018 kembali digelar untuk ketiga kalinya setelah pertama kali.digelar 2016 silam. Turnamen yang digelar Sabtu (25/8) dan Minggu (26/8) pagi itu akan digelar di Lapangan PTPN 2 Tanjungmorawa.

Loading...

Turnamen gawean Pemerintah Kabupaten Deliserdang ini akan diikuti 14 tim antar negara. 14 tim yang berpartisipasi antara lain kategori veteran diikuti Tuak FC sebagai juara bertahan, Turino (Malaysia), Penang Sport Club (Malaysia), Pertamina

Mor 3 Jakarta, Sing sing So, Tamora FC dan Bintang Timur. Sementara kategori master diikuti TKS Myanmar selaku juara bertahan, Tuak FC, Binjai Putra, Sing Sing So, Bank Sumut, PTPN 2, dan PSDS Deliserdang.

Steering Committe DSIS 2018, Muhammad Arief Fadillah mengatakan, turnamen ini digelar untuk kali ketiga. Sebelumnya digelar sejak 2016 di Sibolangit dan 2017 di Lapangan PTPN 2 Tanjungmorawa. “Jadi turnamen ini lebih bersifat silaturahmi antar mantan pemain lewat sebuah turnamen di lapangan. Jadi konsepnya olahraga dan rekreasi. Untuk pemain 35 tahun ke atas selain itu juga ada misi pariwisatanya karena diikuti beberapa eks pemain mancanegara,” kata Arief, Jumat (24/8).

Menurut Arief, sejatinya ada beberapa tim baru dari luar Asia yang bersedia hadir seperti dari Inggris dan Kamerun dan Korea Selatan. Namun terkendala sehingga tertunda.

“Padahal mereka sudah pesan tiket dan segala macam. tapi terkendala visa dan ada juga yang terkendala urusan kerja. Tapi mereka tetap kirim observer seperti Mr Lee dari Korea dan ada yang dari Inggris,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Deliserdang, Faisal Arif Nasution mengatakan, event ini menjadi kalender event tetap karena sudah digelar tiga tahun beruntun. Dia berharap penyelenggaraan kali ini bisa sukses seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi kami Pemkab Kabupaten Deliserdang selalu mensupport. Diawali di Sibolangit, lalu di PTPN 2 hingga seterusnya diharapkan bisa menjadi kalender tahunan yang digelar setiap tahun. Paling tidak kami.memberi peluang orang luar melihat potensi Deliserdang. Banyak daerah wisata di sini yang harus diperkenalkan mulai dari pegunungan lalu di dataran rendah. tahun depan mungkin ada spot lainnya di daerah lain,” ucap Faisal.

Kehadiran para peserta luar Indonesia seperti Myanmar dan Malaysia juga menambah greget turnamen. “Kami berterima kasih karena mereka selalu bersedia datang ke Indonesia, khususnya Deliserdang,” tambahnya.

Sementara itu perwakilan dari TKS Myanmar, Ye Win Aung mengaku senang bisa kembali berpartisipasi di turnamen ini untuk kedua kali. Tahun lalu TKS berhasil menjadi juara kategori master. “Kami berterima kasih diundang kembali ke sini. Sebelumnya kami berhasil jadi juara. Kami berharap bisa mempertahankan gelar dan sudah mempersiapkannya selama empat pekan. Kita semua di sini keluarga ASEAN,” kata Ye Win Aung.

TKS diperkuat beberapa mantan pemain timnas Myanmar seperti Than Wai, Moe Kyaw, Han Htun, Tun Myint Lwin, dan Maung Maung Htay. Sementara tim-tim lain juga diperkuat beberapa eks timna seperti Tuak FC dengan Edu Juanda, Tamora FC dengan Saktiawan Sinaga, dan beberapa mantan pemain Liga lainnya.

Sementara itu Hee Seok Lee (Mr Lee) selaku observer dari Korea Selatan mengatakan sejatinya dirinya sebagai pelatih akan membawa tim dari Kamerun. Namun terkendala urusan visa. “Mungkin tahun depan, kami akan datang ke sini lagi dan membawa tim saya sendiri dar Korea Selatan dan membawa pemain yang populer dari negara kami,” ucap Hee Seok Lee.

Sedangkan perwakilan PTPN 2 Tanjungmorawa, Hadianto mengatakan PTPN 2 mendukung penuh pelaksanaan turnamen ini. Bahkan PTPN 2 siap untuk menurunkan tim.

“PTPN 2 mensupport pelaksanaan DSIS ini dan senang bisa digelar di Lapangan kami lagi. Lapangan itu selalu dijaga setiap tahun dapat dipergunakan. Ke depan berdoa ini dapat bertambah timnya, kalau ini lebih panjang lebih ramai di tempat kami dan siap berpartisipasi,” ucapnya.

Ketua Panitia, Bambang Heru dalam laporannya mengatakan, turnamen akan digelar dalam sistem setengah kompetisi. Posisi 1 sampai 4 akan lolos ke semi final main competition. Sementara peringkat 5 sampai 7 akan tetap berpartisipasi di babak plate competition. “Untuk kategori veteran diikuti peserta U-40 tapi boleh tiga pemain usia 35 dan kiper boleh 30. Sementara  kategori master diikuti U-45 dengan tiga pemain usia 40,” jelasnya.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook