Penganiaya Suami hingga Meninggal Divonis 10 Tahun Penjara, Keluarga Meradang

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Majelis hakim yang diketuai Gosen Butarbutar menjatuhkan vonis 10 tahun pidana penjara kepada

Loading...

Ajizah, 33, lantaran terbukti menganiaya  suaminya Hendra hingga meninggal pada sidang putusan di ruang sidang Cakra IV Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (23/8) sore.

Reaksi keluarga korban pasca vonis 10 tahun yang diberikan majelis hakim kepada penganiaya suami.hongga tewas, Ajizah, Kamis (23/8) di PN Medan.(ist)

Mendengar vonis 10 Tahun penjara, ibunda Almarhum Hendra mengamuk di persidangan kepada mantan menantunya. Ibunda Hendra yang tak mau menyebutkan namanya juga meluapkan kekesalannya kepada perangkat pengadilan yang dipimpin Hakim Gosen Butarbutar. Dia kecewa lantaran hukuman penjara selama 10 tahun dinilai tidak setimpal dengan hilangnya nyawa anaknya.

“Apa itu 10 tahun, sini kau Ajizah biar ku kasih tahu kau rasanya anakku meninggal. Pembunuh kau Ajizah. Kemari kau Ajizah. Kalau 10 Tahun hukuman, semua mudah membunuh,” teriak perempuan yang ditemani anaknya, saudara perempuan Almarhum Hendra.

Mendengar amukan keluarga korban, pihak keamanan PN Medan yang berjaga berusaha menenangkan dan mengarahkan keluarga korban keluar ruang sidang PN Medan.

Namun, usai sidang, saat terdakwa Ajizah digiring ke ruang sel tahanan PN Medan, amukan keluarga korban kembali terjadi. Ibunda almarhum Hendra berusaha memukuli Ajizah yang dipapah petugas dan Jaksa Penuntut Umum.

Pembunuh kau, pembunuh,” ujar Kakak Almarhum Hendra berulang-ulang sambil berusaha mengejar.

Saat persidangan, hakim yang diketuai Gosen Butarbutar menyebutkan terdakwa Ajizah terbukti melakukan unsur-unsur penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang sehingga diputuskan dengan Pasal 353 ayat (3) KUHAPidana tentang Penganiayaan.

“Hakim memutuskan perbuatan terdakwa atas nama Ajizah terbukti melakukan unsur-unsur penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Hakim memutuskan terdakwa dengan pidana penjara selama 10 Tahun denda Rp5 ribu dibayarkan kepada negara,” ujar Hakim Gosen Butarbutar.

Untuk diketahui, vonis yang diterima Ajizah lebih rendah dari tuntutan JPU Aisyah dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan yang sebelumnya meminta hakim menghukum terdakwa selama 14 Tahun penjara.

Diketahui sebelumnya, peristiwa penganiayaan yang dilakukan Ajizah kepada suaminya Hendra terjadi pada Kamis 4 Januari 2018 silam, kala itu Ajizah curiga perilaku suaminya Hendra yang keluar malam hari untuk menemui perempuan lain.

Ajizah emosi melihat suaminya marah dan tidak mengaku saat ditanya kemana pergi malam-malam. Puncaknya, Ajizah melukai Hendra yang dengan sebilah pisau ditusukkan ke arah paha kiri korban. Korban Hendra yang mengalami kehabisan darah akibat putusnya pembuluh darah akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS Sufina Azis di hari yang sama.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook