Polda Sumut Tembak Mati 3 Pengedar Narkoba, 9 Kg Sabu Disita

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– Polda Sumut menembak mati tiga pengedar narkoba jenis sabu jaringan Malaysia-Indonesia. Barang bukti 9 Kg sabu disita dalam penindakan tersebut.

Loading...

“Para pelaku berupaya melarikan diri, kemudian petugas melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali tetapi mereka tidak menghiraukan peringatan itu sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur (tembak mati),” kata Kapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto di RS Bhayangkara Medan, Jumat (24/8).

Ketiga pelaku yang ditembak mati yaitu MAA (47) warga Kabupaten Aceh Tamiang yang berperan sebagai pengatur masuknya sabu dari Malaysia ke Indonesia.

Kemudian, MZ (40) diduga warga negara Malaysia yang berperan sebagai pembawa sabu dari Malaysia ke Indonesia. Lalu, S (41) warga Kabupaten Simalungun yang perannya juga sama dengan MZ.

Selain menembak mati tiga pelaku, polisi juga meringkus tiga pelaku lainnya. Ketiganya yakni MRI (32), MAR (32) dan Z (43). Mereka perannya sama yaitu kurir penerima sabu merupakan warga Kabupaten Aceh Tamiang.

Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut pada Juli 2018 lalu yang berhasil menyita 39 Kg sabu di Jalan Lintas Medan-Aceh yang dilakukan pelaku I dan ZA.

Dari penindakan itu, petugas mengetahui MAA sebagai pengatur masuknya sabu dari Malaysia ke Indonesia, yang diketahui berada di Aceh. Petugas kemudian melakukan penyelidikan seterusnya menangkap MAA pada Minggu (19/8) di Kabupaten Aceh Tamiang.

Petugas kembali melakukan penyelidikan lalu menangkap MZ dan S di Jalan Lintas Medan-Aceh, tepatnya di Pasar Buah, Aceh Tamiang. Dalam pemeriksaan, sabu sudah diserahkan kepada MRI dan MAR yang akan dibawa ke Medan. Tak lama kemudian, keduanya berhasil dibekuk saat akan menyerahkan sabu kepada pelaku Z di SPBU Besitang, Kabupaten Langkat dengan barang 9 Kg sabu yang akan dikirim ke Medan atas perintah MAA.

Setelah itu, petugas membawa para pelaku ke Polda Sumut. Namun, dalam perjalanan tepatnya di jalan tol Binjai-Medan mereka berupaya melarikan diri.

“Personel melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, tetapi mereka tidak menghiraukan peringatan, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur. Peluru petugas mengenai MAA, S dan MZ dan akhirnya meninggal dunia,” ujar Agus.

Sementara, MAR terkena tembakan pada kaki kanan dan MRI pada kaki kiri. “Selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Medan. Selain sabu, juga disita 5 unit HP (ponsel), satu unit mobil double kabin dan satu unit sepeda motor,” pungkas Kapolda.

Reporter: Jef Tama
Editor: Syukri Amal

Loading...

Komentar Facebook