Jaringan Sabu dari Dalam Lapas Tanjung Gusta Diungkap BNNP Sumut

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut berhasil mengungkap peredaran sabu yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Medan. Tak tanggung-tanggung, lebih dari 5 Kg sabu diamankan dari dalam lapas.

Loading...

Kabid Pemberantasan Narkoba BNNP Sumut, Agus Alimuddin mengatakan, jaringan ini terungkap dari penangkapan pelaku pengendalian sabu di dalam Lapas Tanjung Gusta Medan.

Rabu (1/8/) lalu didapat informasi bahwa adanya jaringan Narkotika jenis sabu yang dikendalikan dari dalam Lapas Tanjung Gusta Medan.

“Kami lakukan penyelidikan untuk dilakukan penangkapan dengan cara undercover (menyamar). Salah satu petugas menyamar sebagai pembeli narkoba pada seorang laki-laki di Jalan Cassia Raya Blok LL Kompleks Tasbih (Taman Setia Budi Indah).

Jadi setelah kami melakukan penangkapan terhadap Anam, saat itu dia sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berwarna hitam dengan nomor polisi BK 5385 AEQ,” katanya saat paparan di Kantor BNNP Sumut Jalan William iskandar, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (27/8).

Saat dilakukan penggeledahan, lanjut, Agus, ditemukan satu karung goni plastik berisikan lima bungkus teh China yang ternyata berisi sabu. Saat dilakukan interogasi, Anam mengaku bahwa barang tersebut untuk diantarkan kepada AM di Jalan Cempaka.

Anam mengaku bahwa dia disuruh adik sepupunya yang berada di dalam lapas kelas I Tanjung Gusta bernama Muliadi.

“Hasil dari pengembangan, kami berhasil mengamankan dua orang dari dalam lapas Tanjung Gusta Medan yang berada di dalam satu kamar di Blok D-7. Keduanya merupakan napi narkoba pemain lama. Dari tangan Anam petugas berhasil amankan lima kilo sabu golongan I dan pil ekstasi,” ungkapnya.

Terkait kasus narkoba jaringan lapas tanjung gusta ini pihak BNN pun melakukan pengembangan sehingga melakukan penyitaan dan penangkapan terhadap seorang perempuan bernama Sapna yang selanjutnya menjadi tersangka dalam tindak pidana pencucian uang dari hasil penjualan narkotika.

“Tersangka berhasil kita amankan bersama barang bukti dari hasil pencucian uang penjualan narkotika kita lakukan penyitaan berupa tiga unit ruko di Jalan Akasia Dusun 1, Desa Jambur, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, satu unit ruko di Jalan Setia Budi, Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, perhiasan dan satu unit mobil Toyota Yaris BK 1303 ZF serta 34 rekening yang digunakan sebagai alat teransaksi narkotika, untuk tersangka yang berhasil diamankan ini akan dikenakan ancaman hukuman seumur hidup,” pungkas Agus.

BNNP bersama Kejatisu lalu melakukan pemusnahan barang bukti narkotika yang berhasil disita.

Reporter: Kartika Byma

Editor: Syukri Amal

Loading...

Komentar Facebook