Peter Butler Bahas Kekuatan PSIS: Tidak Mudah

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- PSMS Medan yang bertekad lepas dari zona degradasi akan menghadapi PSIS Semarang di Stadion Teladan Medan, Rabu (12/9) mendatang. Lawan yang tidak mudah menurut Pelatih tim Ayam Kinantan, Peter James Butler.

Loading...

Namun, pelatih asal Inggris itu mengakui tak punya pilihan bagi PSMS selain merebut poin di sisa pertandingan di putaran II untuk membuat PSMS bertahan di Liga 1. Mengingat rekor buruk dengan hanya enam kali menang dan satu seri plus 13 kekalahan, PSMS berada pada posisi terakhir (18) klasemen sementara Liga 1 2018 dengan 19 poin.

Bicara soal kekuatan tim lawan, Peter mengakui tak ingin berkomentar terlalu dalam, mengingat keterbatasan  informasi soal PSIS yang kini ditangani Jafri Sastra. Namun menurutnya, berada pada posisi yang sama di zona degradasi, tim sepakbola kebanggaan Kota Semarang, Jawa Tengah tersebut bukan lawan yang mudah karena juga ingin lepas dari zona merah (posisi 17).

Di PSIS, Butler mengetahui pergantian pelatih, namun dia mengaku cukup kenal dengan pelatih kiper PSIS, Andy Peterson.

“Saya tahu pelatih penjaga gawang mereka, kawan saya Andy Peterson, dia sempat main di Inggris lama. Saya tahu mereka (PSIS) ada masalah sama seperti kita. Saya tidak mau komen soal pelatih baru atau yang lama. Tapi saat ini situasi kita sama dengan mereka. Dan, di PSMS, itu tanggung jawab saya,” ungkapnya usai memimpin skuadnya di Stadion Teladan, Selasa (28/8) sore.

Menurutnya, setiap laga akan penuh perjuangan, apa lagi kedua tim sama-sama menargetkan poin. “Saya tahu mereka akan datang ke sini dengan target ingin mencuri poin. Tapi kita harus yakin dan bermain menyerang dengan sangat offensive. Ya, kita harus optimis, kita harus yakin menang. Saat ini saya senang lihat reaksi pemain kita dalam latihan. PSIS pasti kerja keras untuk stamina pemain, tapi kita tahu di kita waktu ini itu tidak masalah. Lebih penting bagi kita saat ini menyiapkan taktikal bagaimana mau main di pertandingan nanti,” bebernya.

Selain itu, lanjutnya yang penting adalah memastikan pemain tidak ada yang cedera. Namun, faktanya ada satu pemain yang belum fit, yaitu Reinado Lobo yang mendapatkan cedera saat pertandingan lawan Persija.
“Saya kasih dia (Lobo) waktu apa yang dia rasa perlu untuk persiapan lawan PSIS,” lanjutnya.

Dalam sesi latihan tersebut, Lobo tampak hanya berada di pinggir lapangan. Sementara dua pemain asing Felipe Martins dan Alexandros Tanidis yang sempat absen sebelumnya karena mengurus perpanjangan visa di Singapura sudah bergabung dalam latihan tersebut.

Keduanya juga mendapatkan menu latihan beda dari rekan-rekan satu timnya. Keduanya digenjot staminnya dengan latihan lari sprint. “Felipe dan Tanidis saya kasih sediki lagi latihan, karena mereka tidak ikut latihan kemarin. Mungkin ada yang hilang stamina saat ke Singapura kemarin. Tapi saat ini secara umum tim baik, stamina bagus,” pungkasnya.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook