Lempari Atap dan Peras Pedagang Pasar Bengkok, Dua Preman Dicokok

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Aksi premanisme yang kerap meresahkan warga Kota Medan, direspons oleh pihak kepolisian. Dua pelaku dugaan premanisme yang kerap melakukan aksinya di Jalan Aksara dan Jalan Williem Iskandar Medan dicokok.

Loading...

Adapun Identitas tersangka yang diamankan pihak kepolisian yakni M Ridwan (22), Karlena (59). Kedua pelaku ini diamankan di Jalan Williem Iskandar, Senin (27/8) lalu.

Kaporestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, menjelaskan, keduanya melakukan aksi dengan modus melempari seng bangunan Pasar Bengkok sehingga para pedagang menjadi resah.” Dua pelaku sempat melemparkan batu dan seng kepada korban saat melakukan pemerasan di Pasar Bengkok,” ucapnya saat paparan di Mapolrestabes Medan, Selasa (28/8).

Tidak hanya itu, keduanya juga meminta uang keamanan kepada korban dikarenakan akses jalan menuju kios korban adalah tanah milik keluarga preman tersebut. Aksi pelaku juga terekam CCTV warga.

Dari tangan keduanya polisi berhasil amankan 10 lembar seng dalam keadaan rusak, dua kursi plastik warna merah dalam keadaan rusak, tujuh batu yang terdiri dari satu batu pecahan semen pasir, satu pecahan batu bata dan lima batu koral.

Pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 170 (1) Yo 460 KUHPidana dengan ancaman paling lama lima tahun dan enam bulan penjara.

Kapolda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto, meminta masyarakat untuk bersama-sama menjaga kota Medan agar bebas dari aksi-aksi kriminal dan rawannya aksi premanisme khususnya di wilayah hukum Polrestabes Medan.

“Masyarakat juga diminta jadi peran aktif dengan cara, jika ada tindakan premanisme segera laporkan. Mari sama-sama kita jaga ota Medan ini,” katanya.

Reporter: Kartik Byma
Editor: Syukri Amal

Loading...

Komentar Facebook