Niat Pulang ke Rumah, Mantan Kades Petangguhan Malah Diciduk Intel Kejaksaan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Mungkin karena rindu melihat keluarga di rumahnya, mantan kepala desa (kades) Desa Petangguhan, Kecamatan Galang, Deliserdang, Syamsir, pulang ke rumahnya di Desa Sialang, Kecamatan Galang, Deliserdang,

Loading...

Kamis (30/8) setelah empat tahun buron. Namun malangnya, dia malah diciduk tim Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Deliserdang dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut.

Penangkapan dilakukan lantaran Syamsir merupakan terpidana kasus korupsi pembebasan dan penjualan lahan Gardu Induk (GI) PLN Ranting Galang.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, membenarkan adanya penangkapan terhadap Syamsir yang telah buron selama empat tahun tersebut. “Bahwa Tim Intel Kejari Deliserdang bersama Pidsus Kejari Deliserdang, mendapat kabar keberadaan terpidana langsung berkordinasi dengan Asintel Kejati Sumut, Leo Simanjuntak,” ujar Sumanggar, Kamis (30/8).

Selanjutnya tim yang dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Deliserdang, Iqbal, dan Kasi Pidsus Kejari Deliserdang, Fajar Syahputra Lubis, bersama Intel Kejati Sumut langsung melakukan penangkapan terhadap Syamsir.

Sumanggar menjelaskan, dalam kasus tersebut, Syamsir, sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) dihukum selama lima tahun penjara dan mewajibkan membayar denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan, serta membayar uang pengganti sebesar Rp15 juta subsider satu bulan kurungan penjara.

“Setelah berhasil diringkus dan menjalani pemeriksaan kesehatan maka selanjutnya dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B, Lubukpakam menjalani hukuman,” papar Sumanggar.

Dua mengatakan, saat dilakukan penangkapan terpidana kooperatif dan pihak keluarga memahami maksud dan tujuan eksekusi untuk menjalani hukuman yang telah ditetapkan. Syamsir merupakan daftar pencarian orang (DPO) ke-23 yang berhasil ditangkap Intel Kejati Sumut.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook