Warga Medan Estate Dikejutkan Penemuan Mayat Pria di Parit

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– Warga sekitar Desa Medan Estate, Kecamatan  Percut Sei Tuan, Deliserdang mendadak heboh. Pasalnya, ada penemuan mayat pria parit di Jalan Pasar V Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, dekat gedung Serbaguna, Kamis (30/8).

Loading...

Menurut saksi mata, Riama Pangaribuan (34), dia tidak sengaja melihat sosok mayat yang diketahui bernama Ronal Simamora (31) tersebut ketika menyapu sampah di depan kiosnya. Saat asyik menyapu, tiba-tiba dia melihat sosok mayat berjenis kelamin laki-laki tergeletak di parit. Diapun berteriak sehingga mengundang rasa penasaran warga lain. Tak lama, ternyata ada warga yang melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian Sektor Percut Sei Tuan.

Mendapat laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu MK Daulay SH, langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polrestabes Medan. Selanjutnya dilakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi mata.

Petugas juga mendapat keterangan dari salah satu keluarga korban bernama Dame Boru Simangunsong (40) yang tinggal di Jalan HM Joni, Kecamatan Medan Kota. Perempuan yang tak lain kakak ipar korban tersebut menerangkan bahwa korban beralamat di wilayah yang sama dengannya.

Kepada wartawan Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidir Zikri mengatakan, setelah dilakukan olah TKP ada salah satu perempuan yang mengaku bahwa korban merupakan adik iparnya, diketahui korban mengidap penyakot epilepsi (ayan).

“Kakak Iparnya mengaku kepada personel kita saat di TKP bahwa korban sudah dua tahun mengidap penyakit epilepsi. Korban juga sudah lama tidak tinggal dengan mereka karena itu mereka pun tidak tahu keberadaan korban selama ini. Penyakit ayannya sering kumat sehingga tidak dapat dikontrol. Keterangan warga setempat, dia juga sering tiba-tiba mengamuk dan melempar orang di sekitarnya,” kata Faidir.

Dari hasil Olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Dari keterangan saksi, polisi menduga kuat korban tewas karena penyakit.

Kompol Faidir menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan dari Tim Inafis Polrestabes Medan selanjutnya jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan. “Tadi jasadnya sudah dibawa ke RS Bhayangkara guna dilakukan otopsi,” pungkasnya.

Reporter Kartik Byma

Editor: Syukri Amal

Loading...

Komentar Facebook