10 Perahu dan Nelayan Pengguna Pukat Trawl Ditangkap Polair Polda Sumut

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID – Polda Sumatera Utara (Sumut) menindak nelayan yang beroperasi dengan menggunakan pukat trawl. Perairan Percut Sei Tuan, Perairan Pantai Datuk di Kabupaten Batubara dan Perairan Pantau Labu, Kabupaten Deliserdang menjadi target Polair Polda Sumut. Hasilnya, 10 perahu dan nelayan diamankan.

Loading...

Pelaksana harian (Plh) Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, penindakan dilakukan sejak Rabu (29/8) hingga Minggu (2/9) kemarin. Mulanya, petugas melakukan penangkapan di Perairan Percut Sei Tuan, Deliserdang

“Dari situ ditangkap perahu empat unit dengan menggunakan jaring pukat trawl. Jumlah nahkoda empat orang dan ABK (anak buah kapal) juga empat orang. Untuk status hukum, empat nahkoda ditahan dan melanggar pasal 84 dan pasal 85 UU perikanan,” ujarnya, Senin (3/9).

Kemudian, penangkapan dilakukan di Perairan Pantai Datuk di Kabupaten Batubara. Dua unit perahu yang menggunakan pukat trawl diamankan. Sebanyak dua nahkoda dan 3 ABK diamankan. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Lalu, petugas juga melakukan penindakan di Perairan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang. Empat unit perahu pukat trawl beserta empat nahkoda dan enam ABK diamankan.

“Jadi, total jumlah perahu atau kapal yang diamankan sebanyak sepuluh unit. Penertiban dan penangkapan terhadap nelayan yang menggunakan jaring trawl ini merupakan rujukan perintah Kapolda Sumut (Brigjen Agus Andrianto),” kata AKBP MP Nainggolan.

Reporter: Jef Tama
Editor: Syukri Amal

Loading...

Komentar Facebook