Akhirnya, Apparel PSMS Akhiri Suplai Jersey

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Apparel yang selama ini memberikan suplai kepada tim PSMS Medan, DJ Sport, memutuskan menyudahi pasokan jersey bagi tim berjuluk Ayam Kinantan lantaran sengketa logo PSMS yang masih bergulir di pengadilan.

Loading...

Selain itu, desakan suporter agar PSMS merilis jersey ke pasaran membuat perusahaan apparel asal Solo tersebut pasrah dan memilih mundur. Dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Pemilik DJ Sport, Dimas Yustisia Putra, Senin (3/9) mengatakan, pemutusan tersebut dilakukan lantaran manajemen PSMS mengaku ada desakan dari suporter untuk PSMS merilis jersey, yang saat di Liga 1 belum dilakukan pasca adanya sengketa logo.

“Kita terakhir komunikasi dengan manajemen, mereka minta pertimbangan, bagaimana DJ Sport kan belum ada rilis Jersey karena ada sengketa kasus logo. Selama belum ada keputusan pengadilan tentang logo kita nggak berani melanjutkan kerjasama. Manajemen sebut, desakan dari suporter untuk jersey official itu tinggi,” katanya.

Sempat kata Dimas, ada tawaran dari PSMS agar DJ Sport memproduksi jersey tanpa logo yang akan dipakai resmi PSMS dan dijual ke pasar. Sayangnya, belum adanya jawaban dari Dimas, membuat PSMS memutuskan untuk mengupayakan sendiri Jersey tersebut.

“Silahkan produksi sendiri toh kalau cari apparel pasti juga susah ada sengketa dan tinggal beberapa pertandingan saja, dan prestasi di bawah. Dari DJ Sport mendukung aja. Namanya salah satu pemasukan tim, juga lebih baik jalan tengahnya seperti itu, tidak ada masalah,” ungkapnya.

Mengaku tetap akan mendukung PSMS Medan, pihaknya akan menunggu akhir dari sengketa logo tersebut. “Kita habisin musim ini, lihat musim berikutnya di Liga seperti apa musim depan. Baik kalau PSMS di Liga 1 atau 2 kita akan lakukan penawaran,” ucapnya.

Sebagai tim profesional pertama yang didukung, Dimas mengatakan, pihaknya merasa harus memberikan kontribusi pada PSMS ke depannya. “Pertama kali DJ Sport berkarir, tim profesional pertamanya itu dengan PSMS (Liga 2 musim 2017). Kita akan beri kontribusi pada PSMS sampai kapanpun apabila dibutuhkan. Lebih baik DJ support lakukan saat ini mendukung dan mendoakan. Kalau sengketa selesai, kita ajukan lagi penawaran,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pasca sengketa logo DJ Sport enggan mengeluarkan jersey resmi PSMS untuk publik. Sebagai gantinya, perusahaan tersebut tetap mensuplai jersey pertandingan dan latihan.

Sementara itu pasca berakhirnya kerja sama DJ Sport, Legimin Raharjo dkk akan memakai jersey baru kala bentrok kontra PSIS Semarang 12 September mendatang di Stadion Teladan. Mereka tak lagi memakai jersey buatan DJ Sport yang selama separuh musim sudah mereka gunakan.

“Ya nanti kita tidak pakai jersey DJ Sport lagi, karena kita sudah siapkan jersey baru. Lawan PSIS nanti PSMS akan pakai jersey baru itu,” kata Media Officer PSMS, Bobi Septian, Minggu (2/8).

Menurut Bobi, jersey yang dipakai skuat Ayam Kinantan nanti tak ada apparel lagi. PSMS membuat produksi sendiri. Sehingga pecinta PSMS yang ingin memilikinya bisa diperoleh dalam waktu dekat.Peluncuran jersey akan dilakukan pekan ini.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook