Pemilik Menolak, Papan Reklame di Zona Terlarang Tetap Ditumbangkan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– Dua unit papan reklame di Medan, Sumatera Utara ditumbangkan petugas dari Satpol PP. Papan reklame yang ukurannya cukup besar ini dibongkar setelah berdiri di zona yang terlarang.

Loading...

Penertiban ini dilakukan tepatnya di Jalan Imam Bonjol, persisnya di depan Hotel Danau Toba, Medan, jelang Rabu (5/9) dini hari. Pemilik papan reklame yang hadir sempat menolak saat dilakukan pembongkaran.

Namun, penolakannya tidak digubris Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rahmat Adi Syahputra Harahap. Rahmat yang memimpin pembongkaran langsung memerintahkan anggotanya bersama tim gabungan untuk membongkar kedua papan reklame tersebut.

Dua unit mobil crane diturunkan beserta mesin las guna mendukung proses kelancaran pembongkaran. Di samping itu, kawasan pembongkaran pun ditutup sehingga tak satu pun kendaraan yang diperbolehkan melintas. Pembongkaran diawali dengan memotong lebih dahulu bando reklame yang melintangi Jalan Imam Bonjol.

Namun sebelum pemotongan dilakukan, kanan dan kiri bando lebih dahulu diikat  dengan pengait mobil crane. Langkah itu dilakukan untuk menahan bando agar tidak langsung terhempas ketika pemotongan berlangsung. Setelah itu barulah beberapa petugas memanjat konstruksi papan reklame untuk memotong bando dengan menggunakan mesin las. Pembongkaran usai hingga jelang subuh.

Usai pembongkaran, Rahmat menjelaskan, sebelumnya pemilik papan reklame telah disurati agar membongkar sendiri papan reklame miliknya karena lokasi berdirinya melanggar zona larangan dan Perda No.11/2011 tentang Reklame.

“Lantaran tak kunjung dibongkar, makanya malam ini kita lakukan pembongkaran,” kata Rahmat.

Kemudian mantan Camat Medan Petisah itu menegaskan, pihaknya akan terus melajutkan pembongkaran papan reklame bermasalah baik itu tidak memiliki izin, izin sudah habis maupun berdiri di lokasi zona larangan. Oleh karenanya, dia mengimbau kepada para pemilik papan reklame segera membongkar sendiri papan reklamenya yang bermasalah.

“Bagi pemilik papan reklame yang telah menerima surat dari kita untuk membongkar sendiri papan reklamenya, saya minta segera melaksanakannya. Jika itu tidak dilakukan, maka kitalah yang akan membongkarnya. Sebab, Pemko Medan tidak mentolerir lagi berdirinya papan reklame bermasalah di Kota Medan,” pungkasnya.

Reporter: Jef Tama

Editor: Syukri Amal

Loading...

Komentar Facebook