Melawan Saat Ditangkap, 2 Penjambret di Medan Ditembak

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– Polisi membekuk lima orang pelaku jambret di Medan, Sumatera Utara. Dua pelaku di antaranya terpaksa ditembak petugas karena melawan saat hendak ditangkap.

Loading...

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Trila Murni mengatakan, kelima pelaku yang ditangka yakni Andri Pratama (27), Raghil Hendra (19), Idon Syahputra (31), Yoki (31) dan Galuh Pamungkas (22).

“Untuk pelaku yang ditembak yaitu Galuh Pamungkas dan Idon Syahputra. Keduanya ditembak pada kaki kanan,” ujar Trila saat dikonfirmasi, Sabtu (8/9).

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat korban bernama Wati pada Juli 2018 lalu sedang mengendarai sepeda motor Supra Fit melintas di Jalan Abdul Manaf Lubis, Kecamatan Medan Helvetia, Medan.

Tiba-tiba, tas korban berisikan KTP,  STNK  Kartu BPJS serta uang sebesar Rp1,5 juta dirampas oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria. Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan hal ini ke Polsek Medan Helvetia.

Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya menangkap para pelaku pada Rabu (5/9) di kawasan Kecamatan Medan Baru, Medan. Namun, saat penangkapan, pelaku Galuh dan Idon terpaksa ditembak pada bagian kakinya karena melawan. Sebelumnya, polisi sudah melakukan tembakan peringatan. Tetapi, kedua pelaku ini menghiraukannya.

“Dari hasil pemeriksaan, mereka ini melancarkan aksinya dibeberapa tempat dan lokasi yang berbeda,” jelas Trila.

Dari tangan pelaku, polisi menyita tiga unit sepeda motor, sembilan tas hasil jambret, sembilan dompet hasil curian dan lima unit telepon genggam.

“Kami masih melakukan pengembangan terkait lima pelaku ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang mau bekerja sama serta membantu danmemberikan informasi kepada kami,” pungkas Trila.

Reporter: Kartik Byma

Editor: Jef Tama

Loading...

Komentar Facebook