Jual Hewan Dilindungi via Medsos, Petani Ini Ditangkap

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Seorang pria berprofesi petani ditangkap karena menjual hewan dilindungi. Pelaku memanfaatkan media sosial Facebook dalam penjualannya.

Loading...

Pengungkapan ini dilakukan setelah tim operasi Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sumatera SPORC Brigade Macan Tutul Seksi Wilayah I mendapatkan informasi adanya penjualan satwa dilindungi.

Petugas lalu melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

“Tersangka HG, diamankan tim operasi di Jalan Besar Namorambe, tepatnya di Pasar Serong Namorambe, Deliserdang, tadi siang (Rabu 12/9),” kata Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Edward Sembiring di kantornya.

Dalam proses penangkapan itu, petugas menyamar sebagai pembeli. Dalam perbincangan, disepakati antara petugas dan penjual bertransaksi di kawasan Pasar Serong.

Setelah momen yang pas, petugas langsung membekuk pelaku. Dia (pelaku) pun tidak berkutik. Dari tangan pelaku, petugas menyita empat ekor kukang, empat ekor lutung dan dua ekor monyet ekor panjang. Untuk diketahui, kukang dan lutung termasuk jenis satwa yang dilindungi.

“Pengakuan pelaku, satwa itu ditangkap di daerah Sibiru-biru dengan cara memasang jaring di pohon duku yang sedang berbuah,” ujar Edward.

Usai menangkap satwa yang diburu, pelaku menyimpan hewan itu di kediamannya. Setelah itu, dia memasarkan secara online.

Tak hanya itu, lokasi depan rumahnya juga dijadikan tempat berjualan satwa tersebut. Sebelumnya, dia juga mengaku sudah pernah menjual kukang dan lutung kepada seseorang yang tidak dia kenal.

“Ke depan kita akan terus melakukan penegakan hukum terhadap pelaku perdagangan satwa dilindungi, seperti kukang,” pungkas Edward.

Reporter: Jef Tama

Editor: Syukri Amal

Loading...

Komentar Facebook