Kreatifitas Caleg Muda Penting Untuk Pencerdasan Politik

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang dapat juga dikatakan sebagai pesta politiknya kaum muda. Pasalnya, banyak kaum muda yang akan menjadi calon legislatif dan pemilih dalam Pileg 2019.

Loading...

Hal itu diungkapkan pengamat politik Poltak Oloan Harahap saat menjadi pembicara dalam dialog bertema “Dzikir Politik: Peluang Dan Tantangan Kaum Muda Nyaleg” yang digelar oleh Meja Inspirasi dan D’jong Cafe, di D’jong Cafe Jalan Williem Iskandar, Percut Sei Tuan, Deliserdang, Selasa (11/9) malam.

“Banyak kaum muda yang akan meramaikan kontestasi Pileg 2019. Begitu juga dengan pemilih, 40 persen lebih pemilih nanti adalah kaum muda,” katanya.

Menurut Poltak, kondisi tersebut menguntungkan caleg-caleg yang masuk dalam kategori usia muda. Apalagi, caleg-caleg muda tersebut memiliki kreatifitas tinggi saat berkampanye.

“Pemuda mampu melahirkan kreatifitas. Kampanye yang kreatif dari caleg-caleg muda menjadi tren positif untuk perpolitikan kita,” jelasnya.

Poltak juga berharap, kampanye kreatif dari para caleg muda mampu melakukan pencerdasan politik hingga ke masyarakat akar rumput.

“Fenomena saat ini, masyarakat tidak begitu tertarik dengan dunia politik. Jadi, kaum muda yang hari ini tampil harus melakukan pencerdasan politik ke bawah,” tandasnya.

Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook