Nazir Masjid Kritis Penuh Luka, Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebabnya

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– H Adam Nur Harahap (65), warga Lingkungan 3 Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya setelah sebelumnya ditemukan tergeletak kritis di lantai dengan kondisi penuh luka di bagian tubuhnya pada Senin (10/9) sekira pukul 18.30 WIB.

Loading...

Informasi diperoleh, Rabu (12/9), korban H. Adam Nur Harahap yang sehari-harinya sebagai nazir di Masjid Al Hilal Lingkungan 3 Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Paluta, pertama sekali ditemukan oleh kedua anaknya masing-masing Arpan Harahap (40) dan Asrul Harahap (38).

Pada Senin (10/9) sekira pukul 18.30 WIB, korban dicari oleh dua anaknya Arpan Harahap dan Asrul Harahap bersama beberapa jamaah masjid lainnya dikarenakan sejak menjelang salat asar tidak ada terdengar suara rekaman mengaji di masjid sampai menjelang waktu magrib. Setelah selesai salat magrib kedua anaknya menanyakan kepada jamaah di masjid tersebut.

Karena tidak ada yang mengetahui keberadaan korban, kedua anak korban dan jamaah lain melakukan pencarian disekitar masjid hingga ke lantai 2 Masjid Al Hilal.

Lalu, Arpan dan Asrul Harahap menemukan korban dalam keadaan tergeletak di lantai 2 Masjid Al Hilal yang juga jadi ruangan salat dalam keadaan luka-luka pada bagian kepala yaitu bagian dahi, pipi, hingga ke bibir atas.

Usai ditemukan usai magrib, keduanya langsung membawa korban ke Rumah Sakit Aek Haruaya dan melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian setempat. Karena kondisi korban cukup kritis, korban harus dirujuk untuk dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan. Namun saat dibawa Selasa (11/9), sesampainya di RSUD Padangsidimpuan, korban sudah meninggal dunia

Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Ismawansa melalui selularnya membenarkan adanya kejadian tersebut dan mengaku telah memeriksa sejumlah saksi. “Kita telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan dari sejumlah saksi diantaranya Arpan Harahap, Asrul Harahap dan Maralaut Siregar,” ujarnya.

Namun, untuk penyebab kematian korban, Ismawansa mengaku belum dapat menyimpulkannya. “Belum bisa kami pastikan apakah korban pembunuhan atau bukan. Kita masih melidik penyebabnya,” tutur Kasat.(rel)

Loading...

Komentar Facebook