Pungli Ganti Rugi Pelebaran Jalan, Oknum Kepling Ini Kena OTT

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Oknum Kepala Lingkungan (Kepling) X Kelurahan Pangkalan Masyhur berinisial KK (55) terjaring Oprasi Tangkap Tangan (OTT) terkait pungutan liar (pungli) ganti rugi pelebaran jalan.

Loading...

Berawal mendapat laporan dari salah satu korban berinisial RT (40) ke Polsek Delitua bahwa ada salah satu oknum kepling yang meminta uang sebesar Rp30 juta, dengan alasan untuk mengurus ganti rugi tanah milik korban yang dikenakan pelebaran di Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor.

Setelah melapor ke Polsek, korban yang sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengajak oknum tersebut bertemu untuk memberikan uangnya di salah satu warung makan yang terletak di Jalan A.H Nasution, Kecamatan Medan Johor pada Selasa (11/9) siang.

Saat penyerahan uang hendak dilakukan, polisi yang sudah memantau aktivitas oknum Kepling langsung melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Kapolsek Delitua Kompol Bernhard L Malau, saat dikonfirmasi mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berawal dari laporan korban berinisial RT (40). Kepada polisi, korban melaporkan bahwa dia dimintai sejumlah uang sebesar Rp30 juta oleh pelaku dengan alasan untuk pengurusan ganti rugi tanah korban yang terkena pelebaran jalan.

”Korban merasa keberatan dan memberikan informasi kepada petugas kepolisian, agar melakukan pemantauan terhadap korban yang mau bertemu dengan oknum Kepling tersebut, sehingga saat ditangkap pelaku terlihat sedang menerima uang dari korban,” ungkap Kapolsek Delitua, Kompol Bernhard Malau, Rabu (12/9).

Dari lokasi petugas berhasil mengamankan pelaku bersama barang bukti berupa uang sebesar Rp30 juta

Kompol Bernhard Malau menambahkan, pihaknya langsung mengamankan tersangka dengan membawa tersangka ke Mapolsek. Dari situ, tersangka diserahkan ke Polrestabes Medan guna menjalani, pemeriksaan lebih lanjut. “Kita Amankan dulu ke Polsek, selanjutnya akan dilimpahkan ke Polrestabes Medan,” pungkasnya.

Reporter: Kartik Byma

Editor: Syukri Amal

Loading...

Komentar Facebook