Wagub Dorong Perkembangan Perbankan Syariah di Sumut

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Musa Rajekshah (Ijeck) berharap perbankan syariah semakin berkembang di Sumut, khususnya untuk PT Bank Sumut, yang merupakan bagian dari BUMD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Loading...

“Saat ini perbankan syariah kita di Bank Sumut masih berbentuk unit usaha, semoga Bank Sumut bisa mempunyai bank syariah yang berdiri sendiri, dengan aset besar dan mendukung program umat Islam di Sumut, bahkan Indonesia,” kata Wagub Sumut yang disapa Ijeck ketika membuka Dialog Kebangsaan “Peran Perbankan Syariah Dalam Menyongsong Kebangkitan Ekonomi Islam” di Hotel Madani, Medan, Senin (10/9) malam.

Pada event yang diadakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumut tersebut, perbankan Syariah, kata Ijeck, berbeda dengan perbankan konvensional yang tidak menerapkan sistem syariah. Saat ini, perkembangan perbankan syariah sangat pesat, bahkan tidak hanya digunakan oleh negara-negara Islam, tetapi di negara-negara Eropa banyak juga yang mengembangkan perbankan syariah.

Karena itu, Ijeck sangat mengapresiasi dialog kebangsaan tersebut. Diharapkan dapat mendorong bangkitnya perekonomian masyarakat Sumut.

“Atas nama Pemprov Sumut, saya mengapresiasi kegiatan ini karena ikut membantu Pemprov Sumut dalam membangun perekonomian, terutama ekonomi umat Islam Sumatera Utara,” ujarnya.

Ijeck juga menyebutkan, kegiatan seperti ini dapat memperat persatuan umat Islam. “Semoga kita semakin bersatu, semakin bersama, untuk membuat hal-hal baik, khususnya untuk saudara-saudara kita, kita tidak mengharapkan perpecahan,” katanya.

Apalagi saat ini, menurut dia, suhu politik nasional semakin meningkat. “Kita umat Islam harus tetap menjaga kekompakan, agar syiar dan agama kita semakin berkembang di seluruh daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua GNPF Ulama Sumut, Heriansyah mengharapkan dialog kebangsaan tersebut dapat menghasilkan hal besar yang bisa diterapkan di Sumut. “Dalam pemikiran kami, nanti suatu saat ketika kita bicara tentang perbankan bisa tenteram, karena tidak lagi memikirkan hal-hal yang riba. Pilihannya tidak lain, selain bank syariah,” ujarnya.

Ketua Panitia Dialog Kebangsaan Haidar Azwir mengatakan, kegiatan ini merupakan program tahunan GNPF Ulama. Kegiatan tersebut juga dalam rangka upaya mensyiarkan dakwah Islam di negara Indonesia. “Ini salah satu rangkaian kegiatan, misalnya Subuh Akbar Berjamaah di beberapa titik. Puncaknya besok kita mengadakan Parade Tauhid.  Ini mengingatkan kita pada periode puluhan tahun silam keberagaman kita mewarnai Sumatera Utara ini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut hadir Komisaris Utama Independen Bank Sumut Rizal Pahlevi, Direktur Utama PT Bank Sumut Edie Rizliyanto, Pakar Ekonomi Ichsanuddin Noorsy, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Prof Dr H Mohd Hatta, perwakilan dari Bank Aceh, serta peserta dan undangan lainnya.

Reporter: Jef Tama

Editor: Syukri Amal

Loading...

Komentar Facebook