Pertamina Intensifkan Monitoring B20

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID – PT Pertamina (Persero) terus mengintensifkan monitoring  implementasi mandatori Biodiesel 20 persen (B20). Sejak program mandatori dicanangkan Kementerian Perekonomian pada 31 Agustus 2018, Pertamina telah melakukan berbagai langkah untuk mendorong penyaluran FAME (Fatty Acid Methyl  Eter) baik untuk bahan bakar PSO (Public Service Obligations/Subsidi) dan Non PSO. 

Loading...

Direktur Logisitk Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina, Gandhi Sriwidodo menyatakan, setelah dua pekan diterapkannya mandatori B20, Pertamina telah menyalurkan FAME sebagai bahan campuran solar pada kisaran 159.988 KL atau sekitar 39% dari alokasi bulanan.  

Jumlah tersebut terdiri dari FAME untuk PSO sebesar 116.422 KL dan FAME untuk NPSO 43.566 KL.

Baca juga:  Update Corona 7 April: Kabar Baik, Sudah 204 Orang Pasien Corona Sembuh

Gandhi menambahkan, Pertamina juga telah melakukan berbagai kemajuan, bergerak cepat mengkonsolodasikan 112 Terminal BBM Pertamina bisa segera menyalurkan FAME, baik untuk sektor PSO dan Non PSO. 

“Pada awal September lalu baru 60 TBBM kami yang siap menyalurkan FAME, dan alhamdulillah dalam waktu dua pekan ini, atau per 14 September kemarin, sudah ada tambahan 9 TBBM lagi sehingga menjadi 69 TBBM yang menyalurkan FAME,” ujarnya.

Baca juga:  Jangan Panik, Ini Cara Efektif Cegah Tertular Virus Corona

“Tambahan 9 Terminal BBM tersebut yakni TBBM Cepu, Cilacap, Palopo, Bima, Reo, Kolaka, Tual, Badas dan Ketapang,” tambah Gandhi di sela-sela monitoring penyaluran FAME di Terminal BBM Tanjung Uban, Kepulauan Riau, Sabtu (15/9).

Monitoring pelaksanaan B20 untuk Badan Usaha Migas menjadi perhatian khsus Pertamina agar bisa menjadi pemicu bagi badan usaha lainnya dalam mendorong penerapan green energy.

Pertamina memproyeksikan ada tambahan 6 Terminal BBM lagi yang akan menerima supply FAME pada minggu ke-2 September 2018, yakni di wilayah Sulawesi : TBBM Kendari, Tahuna, Banggai, Luwuk,  dan di wilayah NTT yakni TBBM  Maumere, serta Waingapu.

Baca juga:  Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto Positif Corona

“Kami estimasikan pada minggu ke-3 sampai 4 September realisasi penyaluran akan bertambah lagi, karena supply FAME dari Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BU BBN) akan masuk ke Terminal BBM Utama sehingga 32 TBBM lainnya dapat menyalurkan B20 juga untuk semua sektor,” pungkasnya. (Jef Tama).

Loading...

Komentar Facebook